Thomas Tuchel Chelsea Real Madrid 2021-22Getty Images

Thomas Tuchel Sebutkan Dua Faktor Yang Bikin Chelsea Disingkirkan Real Madrid

Thomas Tuchel menyebutkan dua faktor yang membuat Chelsea disingkirkan Real Madrid dari Liga Champions di babak perempat-final setelah memandu anak asuhnya tampil heroik di Santiago Bernabeu, Rabu (13/4) dini hari WIB.

The Blues, yang tunduk di leg pertama di Stamford Bridge dengan skor 3-1 pekan lalu, bermain dengan berani dan bahkan sempat membalikkan keadaan usai Mason Mount, Antonio Rudiger, dan Timo Werner membuat sang juara bertahan berbalik unggul agregat 4-3 di leg kedua.

Sayangnya assist brilian Luka Modric untuk Rodrygo di menit ke-80 memaksa anak asuh Tuchel bermain hingga babak tambahan, dan Karim Benzema lagi-lagi menenggelamkan mereka dengan gol di menit ke-96 setelah sebelumnya mencetak hat-trick di leg pertama.

Laga memang berakhir 3-2 untuk Chelsea, tetapi Los Blancos berhak melaju ke semi-final karena unggul agregat 5-4.

Melihat permainan anak asuhnya, sang pelatih merasa bangga sekaligus kecewa.

"Kami sangat kecewa tetapi sangat bangga di saat yang sama," ucap Tuchel kepada laman resmi Chelsea.

"Kami memainkan pertandingan fantastis. Kami pantas mendapatkan yang kami punya. Kami mencetak empat gol, punya peluang besar untuk melesakkan lebih banyak lagi."

Menurutnya, Chelsea tersingkir karena kualitas perseorangan skuad Madrid, serta kegagalan mereka dalam meminimalisir kesalahan.

"Kami tidak beruntung, kami dikalahkan oleh kualitias individual dan konversi serangan," imbuh manajer asal Jerman itu.

"Kami melakukan kesalahan setelah merebut bola, momen paling krusial di laga versus Real Madrid. Kami pantas lolos setelah tampil sepert ini, tapi takdir berkata lain. Butuh keberuntungan di laga-laga seperti ini dan dewi fortuna tidak sedang berada di pihak kami."

"Mereka tidak menciptakan banyak peluang di Stamford Bridge, tetapi menyelesaikan semua peluang kotor. Anda harus mengurangi kesalahan dan kami tak mampu meminimalisirnya dalam dua leg."

"Tapi tak ada penyesalan. Ini adalah kekalahan yang bisa Anda terima dengan penuh kebanggaan sebagai olahragawan."

Iklan