Thomas Tuchel secara tidak langsung memperingatkan suksesornya di Chelsea, Graham Potter, untuk bersiap menerima keraguan dari kubu The Blues.
Potter mulai disorot setelah Chelsea menelan tiga kekalahan dalam empat laga terkini di lintas ajang.
Terbaru, The Blues disingkirkan Man City dari Piala Liga Inggris setelah menelan kekalahan kandang dari Arsenal di Liga Primer Inggris, akhir pekan lalu.
“Sepengalaman saya di Chelsea, Paris Saint-Germain, Dortmund dan Mainz, itu semua melulu tentang hasil," ucap Tuchel dalam Ayurvedic Healing & Beyond Podcast, Rabu (9/11).
"Anda dapat mengatasi satu kerugian, dalam waktu yang singkat ... tapi tidak bisa terlalu lama jika tidak ada lagi yang mempercayai proses yang Anda bangun,” tambahnya.
Getty ImagesTuchel, yang masih menganggur sejak dipecat awal musim ini oleh pemilik baru Todd Boehly, berbicara secara terbuka tentang pendekatannya untuk mengelola ego di ruang ganti Chelsea dan mengapa ia perlu menetapkan standar setiap hari.
“Untuk saling menghormati dalam aktivitas sehari-hari, ini yang paling penting,” tutur Tuchel.
"Saya mencoba untuk benar-benar ketat dan disiplin dengan para pemain, tepat waktu, ramah, hormat, siap, dan memberikan yang terbaik,” pungkas pelatih asal Jerman itu.
Adapun Chelsea kini masih tercecer di urutan ketujuh klasemen sementara Liga Primer dengan koleksi 21 poin. Sebelum jeda Piala Dunia 2022, klub asal London Barat tersebut harus bertandang ke markas tim yang sedang naik daun, Newcastle United, Minggu (13/11) dini hari WIB.


