Pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel berharap ejekan yang didapat Neymar dari pendukung Les Parisiens tidak sampai membuatnya sakit hati.
Neymar baru saja menandai laga pertamanya di musim ini bersama PSG dengan sebuah gol akrobatik indah di masa injury time untuk memastikan kemenangan 1-0 atas Strasbourg, Sabtu (14/9).
Meski begitu, comeback penyerang Brasil ini mendapat sambutan negatif dari publik Parc des Princes. Para fans masih kecewa dengan sikap Neymar yang dikabarkan memaksa pulang ke Barcelona.
"Tentu situasi ini tidak mudah baginya karena dia adalah pria yang sensitif, tapi dia mampu mengatasi situasi ini dengan baik. "Inilah kehidupan. Dia harus bisa menerima ejekan seperti itu," kata Tuchel dalam jumpa pers selepas laga.
"Dia seharusnya bisa bermain lebih baik lagi, dengan dribel dan lari yang lebih banyak. Dia butuh menit bermain untuk menemukan ritmenya. Dia punya kualitas untuk menjadi penentu laga dan saya senang dia melakukan hal itu di menit terakhir laga," imbuhnya.
Soal kemenangan yang kurang meyakinkan atas Strasbourg, Tuchel mengaku maklum. Selain lawan yang bermain sangat defensif, PSG juga terbagi fokus untuk laga berikut melawan Real Madrid di partai perdana Liga Champions pada Rabu (18/9) esok.
Getty"Kami tahu laga melawan Strasbourg bakal sangat sulit, karena terjadi setelah jeda internasional dan sebelum duel melawan Madrid. Tim telah bekerja keras dan performa kami membaik seiring berjalannya laga, meski kami harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain [akibat Colin Dagba cedera]," sambungnya.
"Ini adalah hasil yang baik. Ada banyak hal positif: kami membuat clean sheet dan kami membuktikan bisa menang dalam situasi sulit. Gol baru hadir di akhir laga, tapi itu adalah gol yang cantik, bukan?" tutupnya.




