Thomas Tuchel layangkan ultimatum bahwa skuad muda Chelsea siap menghadapi Real Madrid di semi-final Liga Champions pekan ini meski tanpa Mateo Kovacic.
Partai ini akan menjadi pertama kalinya Chelsea menginjakkan kaki di semi-final kompetisi tertinggi Eropa ini sejak 2014. Mereka juga memiliki skuad yang relatif anyar dengan kombinasi berbagai jebolan akademi dan pemain baru yang belum pernah mencapai titik ini.
Di sisi lain, Madrid telah memenangkan Liga Champions tiga kali berturut-turut selama dipandu Zinedine Zidane, dengan skuad three-peat seperti Toni Kroos dan Luka Modric masih menjadi pemain inti. Tuchel pede anak asuhnya bisa bersaing tetapi ingin mereka juga belajar dalam dua leg melawan Los Blancos.
"Zidane miliki rekor impresif di Liga Champions, memenangkannya tiga kali berturut-turut yang mana nyaris mustahil untuk dilakukan," kata Tuchel. "Jika Anda mencapai semi-final, Anda berada di sepak bola Eropa tingkat tertinggi dan melawan Real Madrid tak mungkin lebih sulit."
"Mereka adalah tim yang paling berpengalaman di kompetisi ini dan akan memainkan laga ini dengan penuh keyakinan dan kesadaran. Momentum mereka sedang bagus sekali, sekitar 16 pertandingan tak terkalahkan."
"Namun kami akan hadir dengan penuh percaya diri dan keyakinan karena kami telah memenangkan berbagai laga krusial di Piala FA, Liga Primer, dan Liga Champions. Saya berharap kami bisa memainkan sepak bola yang berani, agresif, dan intensif," imbuhnya. "Kami akan bersaing dengan gigih dan mari kita lihat siapa yang keluar sebagai pemenang di dua laga ini."
"Ini adalah tantangan yang besar, kami akan menjadi lebih cerdas dan lebih baik. Hal ini akan menjadi pengalaman bersama yang besar. Kami senang bisa mencapai tingkat ini."
"Inilah yang Anda impi-impikan sebagai seorang bocah, berlaga di kompetisi internasional melawan Real Madrid, tak diragukan lagi."
GettyMateo Kovacic akan menjadi satu-satunya yang berisiko absen di kubu Chelsea. Mantan gelandang Madrid itu tengah mengalami cedera hamstring sejak pekan lalu.
The Blues memiliki bekal momentum bagus setelah menang melawan Manchester City dan West Ham yang membawa mereka mencapai final Piala FA dan memperkuat posisi mereka dalam perebutan empat besar di liga.
Tuchel senang dengan kondisi skuadnya menjelang masa krusial di bulan terakhir musim ini.
"Kami mempersempit jarak sejak awal ketika keadaan tak berpihak kepada kami, kami mengejar sejak dini karena tim lain tidak mendapatkan hasil bagus saat kami mendapat hasil bagus," tambahnya.
"Sejak pekan lalu, keadaan di tangan kami karena kami berada di peringkat keempat dengan menang melawan West Ham, yang mana sangat signifikan. Kemenangan seperti ini selalu besar. Buat saya, ini belum selesai."
"Kini kami kehilangan Kovacic di lini tengah. Harapannya ia bisa kembali melawan Fulham."
"Ia belum berlatih bersama tim jadi sayangnya saya rasa Selasa masih terlalu dini. Padahal ia gembira bisa melawan mantan rekan setimnya. Ia penting bagi kami dan bisa saja membantu kami melawan Brighton dan West Ham."
"Teknik dan giringannya bagus. Kami harus maju terus karena perjuangan belum usai."




