Penunjukan Thomas Tuchel sebagai manajer baru Chelsea tak hanya menghadirkan antusiasme dan kegembiraan bagi para fans The Blues. Beberapa pihak malah ada yang mempertanyakan kemampuan man-management sang juru taktik.
Mantan pelatih Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain itu didaulat sebagai pelatih kepala baru Chelsea setelah klub itu mendepak legenda mereka, Frank Lampard.
Chelsea saat ini tertatih-tatih untuk bersaing di papan atas Liga Primer dan pria Jerman itu diharapkan mampu mengembalikan penampilan top Cesar Azpilicueta cs.
Meski begitu, skill manajerial Tuchel diragukan. Dia dianggap bagus dalam hal taktik dan segala aspek mengenai olahraga, namun untuk hubungan secara interpersonal sangat buruk.
"Pada titik tertentu, dia menjadi diktator yang sesungguhnya," tutur mantan kiper Mainz Heinz Muller.
"Dalam hal olahraga, Tuchel punya sesuatu. Cara dia melatih tim sangat luar biasa," lanjutnya.
"Dia benar-benar hebat, visioner sejati. Akan tetapi dalam hal hubungan personal dengan dirinya, itu bakal sulit," ungkap mantan penjaga gawang Dortmund Roman Weidenfeller di kesempatan lain.
Tuchel melakoni debutnya untuk Chelsea saat tim bentrok dengan Wolverhampton Wanderers. Di pertandingan lanjutan EPL itu, sang juru taktik meraih hasil kurang memuaskan setelah ditahan imbang tanpa gol.
Hasil di atas membuat Chelsea masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan perolehan 23 poin setelah menjalani 20 pertandingan. Meski begitu, kubu Stamford Bridge hanya berjarak satu poin dari West Ham United selaku penguasa empat besar.
Minggu akhir pekan ini, Chelsea akan melanjutkan petualangan mereka di Liga Primer dengan menghadapi Burnley. Si London Biru bertekad mengakhiri tren buruk mereka, yang hanya meraih satu kemenangan dari lima laga terakhir.




