Thierry Henry memilih untuk membela Raheem Sterling, dengan menegaskan wingerManchester City itu mendapat kritikan yang tidak adil.
Pemuda berusia 21 tahun itu kesulitan mengeluarkan performa terbaiknya di Euro 2016 sejauh ini dan ia ditarik keluar di babak pertama saat Inggris tertinggal dari Wales.
Roy Hodgson kini berada dalam tekanan untuk mencadangkan Sterling di laga terakhir Inggris di babak grup melawan Slowakia pada Selasa (21/6) dini hari WIB, dan selagi Henry mengaku terkesan dengan penampilan Daniel Sturridge di babak kedua melawan Wales, top skor sepanjang masa Arsenal itu menyebut Sterling jangan disamakan dengan pemain yang sudah matang.
“Raheem Sterling punya masa depan cerah namun dia belum berkembang seutuhnya. Orang-orang memperlakukan dia seolah-olah dia itu sudah berpengalaman,” kata Henry kepada BBC 5 Live.
“Saya saja bukan pemain yang sama di usia 27 tahun dengan saya yang 20 tahun.
"Bocah malang tersebut [Sterling] sebelum ini harus berurusan dengan besarnya biaya transfer, harus berurusan dengan semua hal yang harus ia urusi, namun dia itu belum matang.

“Ya, dia tidak boleh menyelesaikan peluang seperti itu [kala melawan Wales] ketika usianya 28, 29. Saya saja kesulitan ketika saya masih 20 tahun. Saya kesulitan. Saya kesulitan dengan kehidupan saya dan saya kesulitan dengan semuanya dan itu adalah hal yang wajar.
“Saya rasa itu [kritikan] sedikit tidak adil karena dia tidak mengatakan ‘belilah saya dengan uang sebanyak itu'. Tentunya ada ekspektasi di sana. Apakah dia sering bertingkah aneh pada tahapan tertentu? Ya tentu saja – namun kita semua melakukan kesalahan.
“Saya pikir dia itu belum pemain matang dan masih mentah. Saya rasa dia adalah pemain bagus, kita lihat saja nanti.
“Haruskah dia tampil lagi [melawan Slowakia}? Saya tidak tahu. Karena saya masuknya Sturridge menjadi sebuah penegasan.”


