Manajer interim Derby Country Wayne Rooney menegaskan kembali harapannya untuk dipermanenkan secara permanen, sebagaimana spekulasi terus mengaitkan mantan rekannya di timnas Inggris John Terry dengan pekerjaan di Pride Park.
Mantan penyerang Manchester United dan Everton itu, yang bergabung dengan The Rams sebagai pemain-pelatih pada awal tahun ini dari D.C. United, diberi tanggung jawab untuk menangani tim utama sementara waktu menyusul pemecatan Phillip Cocu bulan lalu.
Akan tetapi, pemain berusia 35 tahun itu mendapati awal yang kurang mengesankan, dengan timnya meraih dua hasil imbang dan dua kekalahan sejak dia mengambil alih, membuat Derby terdampar di posisi bawah di tabel klasemen Championship.
Terry, yang pernah menggantikan Rooney sebagai kapten Three Lions, telah muncul sebagai kandidat lain untuk pekerjaan tersebut, selagi asisten manajer Aston Villa itu kerap dikaitkan dengan Derby di tengah upaya akuisisi yang dipelopori oleh anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi.
Mantan bek Chelsea itu, jika terpilih, bisa mengikuti jejak bos The Blues sekarang, Frank Lampard, yang pernah menukangi Derby pada musim 2018/19, membawa mereka ke final play-off sebelum akhirnya kalah.
Lampard sendiri mengaku yakin bahwa Terry akan menjadi manajer yang fantastis, dengan ia tak lupa merekomendasikan rekan setim lamanya tersebut.
Tetapi Rooney tetap berharap bahwa dia akan dipertimbangkan untuk jabatan itu. Ia mengatakan: "Saya tidak tahu di posisi mana saya akan berada pada Selasa malam," kata pelatih-pemain itu kepada wartawan menjelang pertandingan Sabtu melawan Millwall.
"Saya pikir hal pertama adalah merampungkan pengambilalihan [klub]. Saya telah menyatakan pada Selasa dan pada Sabtu, tentu saja, saya ingin melakukan pekerjaan ini penuh waktu tetapi saya berada di jabatan saya sekarang. Kita harus menunggu semua dokumen untuk disortir dan kemudian kita lihat apa yang terjadi dari sana."
Rooney sebelumnya berbicara tentang pekerjaan permanen setelah bermain imbang dengan Coventry pada Selasa kemarin. Ia menyatakan: "Mudah-mudahan semakin cepat kepemilikan baru dituntaskan semakin baik karena saya pikir keputusan harus dibuat.
"Saya telah diminta untuk mengambil alih tim sampai ada keputusan yang dibuat dan itulah yang saya lakukan sehingga semakin cepat keputusan dibuat - tidak hanya untuk para pemain tetapi untuk semua staf di klub ini - semakin kami bisa stabil dan memiliki lebih banyak rencana untuk masa depan."
