Paul Lambert memutuskan untuk meninggalkan Stoke City tak lama setelah terdegradasi ke Liga Championship.
Lambert awalnya ditunjuk Stoke untuk menggantikan Mark Hughes pada Januari kemarin, namun ia tidak dapat berbuat banyak lantaran tim arahannya itu terus terpuruk hingga mengakhiri musim ini di urutan ke-19.
Mantan manajer Aston Villa itu sebelumnya diikat kontrak hingga Juni 2020, tapi yang bersangkutan memilih mundur sebagaimana ia hanya sanggup mempersembahkan dua kemenangan dari 15 pertandingan yang dijalani.
“Pihak klub ingin berterima kasih kepada Paul atas kerjanya selama empat bulan terakhir dan mendoakan dia yang terbaik untuk masa depan,” demikian Stoke lewat pernyataannya.
“Meski dia gagal membawa kami bertahan di Liga Primer setelah ditunjuk pada Januari kemarin, itu bukan karena dia kekurangan upaya, profesionalisme dan dedikasi.
“Paul ingin berterima kasih kepada dewan direksi, para pemain dan staf atas kesempatan dan dukungannya. Dia juga ingin berterima kasih kepada fans atas dukungan yang luar biasa.
“Selagi kami menatap tantangan ke depan, dia ingin mendoakan klub ini meraih kesuksesan di musim depan.
“Pihak klub akan menunjuk pengganti secepatnya guna memberi manajer baru waktu untuk menghadapi musim 2018/19 di Championship.
“Pihak klub tidak akan mengeluarkan pernyataan lebih lanjut untuk saat ini.”


