Penyebab utama kenapa Liverpool inkonsisten sepanjang musim ini karena para pemain mulai malas-malasan saat tampil. Demikian diakui attacker Diogo Jota.
Prahara cedera dan penurunan performa kolektif diyakini telah meruntuhkan mentalitas The Reds, membikin mereka terlempar ke peringkat keenam dan kehilangan kans mempertahankan trofi Liga Primer Inggris 2020/21.
Mengamankan satu tempat di Liga Champions memang tidak mustahil, tapi pasukan Jurgen Klopp memperlihatkan kemunduran secara reguler, dengan Liga Primer tersisa lima partai lagi.
Ada apa, Liverpool?
Saat ditanya apakah setiap pertandingan merupakan laga final bagi The Reds, di laman resmi klub, Jota menjawab: "Saya sudah bilang itu sejak kami menyisakan sepuluh pertandingan lagi. Saya bilang, jika kami menjalankan tugas kami, saya kira kami bakal menuai hasil."
"Tapi sekarang dengan lima laga tersisa, kami tidak menjalankan tugas kami dengan baik, dan sekarang bukan hanya tentang kami. Namun jika kami tidak melakukannya [para pemain tetap malas-malasan], maka mustahil [Liverpool finis di posisi bagus]," jelasnya.
"Jadi kami perlu untuk melakukan itu dan berharap hasil demi hasil sesuai harapan. Kami tahu, ini akan sulit, tapi kami butuh setidaknya para pemain menjalankan tugas tim," tegas Jota.
Apa yang salah dengan Liverpool?
Anfield di beberapa musim ke belakang menjadi tempat yang angker bagi lawan mana pun, tetapi rekor kandang Liverpool belakangan kian mengkhawatirkan.
Teranyar, ketika melawan Newcastle United, meski tampil dominan sepanjang laga tapi ujung-ujungnya hanya bisa bermain imbang 1-1. Jota menyatakan, Liverpool harus kembali mengasah "pisau dapur" mereka.
"Kami semua merasa itu [imbang lawan Newcastle] seperti sebuah kekalahan, tamparan bagi saya, tapi saya kira semua orang juga merasakan ini," lanjut Jota.
"Sebagai contoh, dua laga terakhir saat jeda, kami dalam posisi unggul 1-0, seperti kontra Wolves. Tapi perbedaan melawan Wolves adalah kami akhirnya memenangkan laga. Di dua laga yang kami kebobolan ini, kami bermain tidak terlalu bagus di babak kedua dan kami kecolongan. Lalu, segalanya terasa buruk," katanya lagi.
"Sekarang, ini adalah sepertiga akhir musim ini dan kami tahu hasil bagus akan menjadi hal penting, jadi kami perlu untuk menghindari bersikap pasif di babak kedua karena kami perlu hasil bagus," tandasnya.
Agenda berikutnya Liverpool
Kepercayaan diri Liverpool bisa kembali terangkat ketika mereka berkunjung ke Old Trafford untuk meladeni rival abadi Manchester United.
Laga ini penuh sejarah dan makna. Tapi Jota merasa pertemuan kali ini lebih dari sekadar bentrokan rivalitas historis di antara keduanya.
"Tentu, setiap pertandingan penting, tapi menjadi pemain Liverpool, melawan Man United selalu jadi laga spesial. Mungkin lebih besar dibanding laga-laga besar lain yang kami miliki di Liga Primer," ucapnya.
"Jadi, tentu saja kami tak sabar [melawan Man United] karena kami tahu betapa berartinya laga ini bagi para fans," pungkas Jota.
Saksikan Tayangan Langsung Dan Cuplikan Pertandingan Kompetisi Top Dunia mulai Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Belanda, Copa Libertadores, Kualifikasi Piala Dunia hingga UEFA Nations League hanya di www.mola.tv dan Simak Jadwal Lengkap Pertandingan di Instagram @molatv.sport dan KLIK UNTUK BERLANGGANAN !
Baca juga: Cara Mudah Berlangganan Mola TV & Nonton Siaran Langsung Liga Inggris




