OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Setelah menjadi penyebab kekalahan di pertemuan pertama melawan Manchester United, kiper muda BenficaMile Svilar ternyata kembali membuat kesalahan menghadapi tim yang sama di pertemuan kedua fase grup Liga Champions, Rabu (1/11) dini hari WIB.
Jika dua pekan lalu Svillar menahan tendangan bebas Marcus Rashford di dalam garis gawang, maka kali ini ia membikin gol bunuh diri. Kesialan ini bermula ketika tembakan Nemanja Matic memantul tiang, namun bola kemudian mengenai punggung kiper 18 tahun itu dan bersarang di gawangnya sendiri.
Hanya saja, Svilar mengimbangi kesalahannya itu dengan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang, termasuk menggagalkan penalti Anthony Martial. Svilar kemudian gagal menyelamatkan penalti Daley Blind sehingga Benfica pada akhirnya kalah 2-0 di Old Trafford.
Svillar tercatat sebagai kiper termuda yang berhasil menyelamatkan penalti di Liga Champions, namun ia juga menjadi pencetak gol bunuh diri termuda di kompetisi ini.
“Tentu saja perasaan saya campur aduk. Ada emosi yang bercampur dalam 20 menit itu, tetapi saya tidak bisa berbuat apa-apa, tapi itu tetap dihitung gol bunuh diri. Saya sedang sial,” kata Svilar kepada UEFA.com.




“Meski demikian, saya menikmati laga ini. Bisa bermain di Old Trafford di usia yang masih muda tentunya spesial. Fans di sini luar biasa, termasuk fans tandang Benfica. Sayang, kami gagal memetik tiga poin," jelasnya.
Getty ImagesSementara itu, pelatih Benfica Rui Vitoria menyebut hasil ini terasa menyakitkan karena timnya telah bermain baik namun kebobolan dua gol yang seharusnya bisa dicegah. “Cara kami kebobolan membuat kami frustrasi. Padahal, kami sudah menjaga fokus di sepanjang laga,” jelas Vitoria.
Kekalahan ini membuat Benfica dipastikan tidak bisa lolos dari Grup A Liga Champions karena mereka selalu kalah dalam empat laga pembuka grup. Namun wakil Portugal itu masih bisa berjuang untuk finis ketiga dan mengklaim tempat di Liga Europa asalkan mampu mengalahkan CSKA Moskwa dan Basel di dua laga sisa.
