Andrea Pirlo Napoli JuventusGetty Images

Tekad Andrea Pirlo Bawa Juventus Saingi Inter Milan Hingga Akhir Musim

Pelatih Juventus Andrea Pirlo bertekad untuk terus memimpin klubnya di jalur persaingan juara dan menyaingi pemuncak klasemen Inter Milan hingga akhir musim.

Juventus naik ke urutan ketiga di Serie A menyusul kemenangan 3-0 yang mereka raih kala menjamu penghuni dasar klasemen Crotone di pekan ke-23, Selasa (22/2) dini hari WIB tadi.

Di pertandingan yang digelar di Allianz Stadium semalam, Juve memimpin dua bola di babak pertama melalui brace sundulan Cristiano Ronaldo yang mengesankan, selagi Weston McKennie menggenapi kemenangan Si Nyonya Tua di menit ke-66.

Opta mencatat, Crotone adalah tim ke-78 berbeda yang gawangnya dibobol Ronaldo di lima liga top Eropa. Ia hanya kalah dari legenda Swedia Zlatan Ibrahimovic yang telah menjebol gawang 79 tim sejak 2000. Sementara itu, Ronaldo kini berhasil mencetak gol melawan semua 18 tim di Serie A musim ini.

Berbicara usai laga, Pirlo dalam keterangannya mengatakan: “Kami mengawali pertandingan ini dengan gugup, mungkin karena [hasil dari] beberapa pertandingan terakhir kami, namun dua gol kami [di babak pertama] membuat kami sedikit tenang dan kami kemudian mampu menguasai laga ini dengan baik,” ujarnya dikutip dari laman resmi klub.

“Ini jelas bukan awalan terbaik kami: umpan-umpan kami banyak yang ceroboh, terutama karena kami tergesa-gesa dan itu terjadi karena tekad kami untuk mencetak gol cepat di awal. Dalam kasus apa pun, ini penting untuk mendapatkan tiga poin malam ini. Kami harus meningkatkan pergerakan kami.”

Di partai semalam, Pirlo mencadangkan penyerang Alvaro Morata dan baru memainkannya di menit ke-76 untuk menggantikan Dejan Kulusevski. Ia menyebut pemainnya itu tengah mengalami penurunan performa: “Morata tidak berada dalam kondisi terbaiknya dan butuh waktu,” lanjut Pirlo, yang tak ketinggalan mencermati pentingnya untuk memberi umpan kepada Ronaldo selagi turut mengomentari penampilan Kulusevski.

“Bersama Ronaldo di depan, kami harus mengembangkan permainan melebar kami untuk memberinya suplai di dalam kotak. Untuk Kulusevski, bermain untuk Juve itu berbeda dari bermain untuk Parma karena Anda bermain melawan tim yang benar-benar menutup pintunya. Dia sekarang bermain di posisi baru, namun tengah beradaptasi dan masih bisa lebih baik ke depan.”

Dengan 15 pertandingan tersisa di Serie A, Pirlo tak putus asa untuk mengejar Inter di puncak. Ia menyatakan: “Kami merupakan salah satu rival Inter dan kami akan berjuang hingga akhir," tutupnya.

Iklan
0