Pelatih asal Jerman, Hansi Flick, menghadapi ujian penting menjelang laga akbar melawan Atletico Madrid, di tengah kepastian absennya Rodri dari pertandingan tersebut. Kondisi ini menempatkan juru taktik Jerman itu pada dilema untuk memilih pemain paling tepat guna mendampingi Pedri di lini tengah, di antara tiga nama yang masing-masing memiliki perhitungan dan keistimewaannya sendiri.
Barcelona akan bertandang ke markas Atletico Madrid di Stadion Riyadh Air Metropolitano, dalam rangkaian pekan kedua belas Liga Spanyol, dalam sebuah pertandingan yang menuntut keseimbangan besar antara penguasaan bola dan kemampuan mengimbangi kekuatan fisik tuan rumah.
Menurut surat kabar Spanyol "AS", Marc Bernal menonjol sebagai kandidat utama untuk menggantikan Rodri, mengingat ia tampil sebagai starter di awal musim, sebelum Rodri memulihkan kebugaran fisiknya. Flick juga sebelumnya mengandalkannya saat menghadapi Paris Saint-Germain dua pekan lalu, ketika ia memilih mengistirahatkan kapten timnas sebagai persiapan menghadapi El Clasico.
Bernal memiliki kenangan istimewa melawan Atletico Madrid, setelah ia tampil dalam salah satu pertandingan terbaiknya mengenakan kostum Barcelona musim lalu, pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Stadion Camp Nou, dan mencetak dua gol dari situasi bola mati, sehingga memimpin tim dalam upaya mewujudkan comeback bersejarah yang tak rampung.
Meski demikian, Flick tidak memberinya prioritas di El Clasico, lebih memilih mengandalkan pemain Belanda, Frenkie de Jong, yang mulai memulihkan performa dan kebugarannya secara bertahap.
De Jong menjadi pesaing kuat untuk menempati posisi di samping Pedri, setelah ia tampil sebagai starter melawan Alaves, dan hanya bermain beberapa menit melawan Aston Villa. Usai menjalani pertandingan ke-300 dengan kostum Barcelona, ia menegaskan merasakan kondisi fisik yang baik, seraya menekankan bahwa dirinya adalah seorang gelandang, meskipun ditempatkan di posisi bek tengah dalam laga melawan Alaves.
Menurut laporan tersebut, bintang Belanda itu mendapat prioritas dalam perhitungan Flick untuk mengisi posisi gelandang poros di samping Pedri dalam formasi 4-2-3-1, berkat pengalaman dan kemampuannya mengendalikan tempo permainan.
Adapun kandidat ketiga adalah Gavi, yang peluangnya tampak lebih kecil di tengah berkurangnya menit bermainnya dalam beberapa laga terakhir, namun ia memiliki karakteristik berbeda yang mungkin mendorong Flick untuk mempertimbangkannya, terutama kemampuannya merebut bola, melakukan pressing, dan bertarung dalam duel-duel fisik.
Gavi sebelumnya pernah tampil gemilang di Stadion Wanda Metropolitano melawan Atletico Madrid, pada leg kedua perempat final Liga Champions Eropa musim lalu, ketika ia membentuk duet yang sukses bersama Pedri.
Kedua pemain memiliki kecocokan yang jelas, setelah mereka membentuk duet lini tengah utama yang berkontribusi dalam memastikan kemenangan El Clasico melawan Real Madrid. Kehadiran Gavi juga memberi tim keganasan lebih besar dalam melakukan pressing, serta kemampuannya untuk membatasi ancaman para gelandang Atletico, terutama Barrios.
Pada akhirnya, Flick menemukan dirinya dihadapkan pada tiga pilihan berbeda: vitalitas Bernal, pengalaman de Jong, dan keganasan Gavi. Keputusannya akan menjadi penentu dalam menentukan wajah lini tengah Barcelona dalam salah satu ujian tersulit musim ini, terlebih karena pertandingan melawan Atletico Madrid tidak diputuskan oleh penguasaan bola semata, melainkan juga membutuhkan kekuatan, pertarungan, dan kedisiplinan taktik.



