LIPUTAN ALDIV ALFASERA DARI BALI
Pelatih Bali United Stefano Cugurra meminta anak asuhnya agar lebih mampu mengendalikan diri, sehingga tidak merugikan diri sendiri maupun tim dalam menyambut pertandingan berikutnya.
Hal itu disampaikan Cugurra, karena Bali United mendapatkan tiga kartu kuning dan satu merah ketika mengalahkan PSM Makassar 1-0 di Stadion Dipta Gianyar, Kamis (1/8) malam WIB. Pelatih asal Brasil ini meminta pemain agar tidak mengulangi itu, sehingga konsistensi tim bisa terjaga.
“Tentu pemain yang rugi mendapatkan kartu, karena tidak bisa bermain. Tim juga rugi, karena tidak terlalu kuat nantinya. Tapi ini situasi dari sepakbola. kami tidak fokus pada satu atau dua pemain, kami punya 30 pemain. Siapapun harus benar-benar siap bermain,” ucap Teco, sapaan Cugurra.
Meski demikian, Teco mensyukuri kemenangan atas PSM yang dianggap sebagai tim kuat. Teco juga memberikan pujian kepada duet Leonard Tupamahu dan Gunawan Dwi Cahyo, karena turut membantu Bali United menjaga clean sheet.
“Kami tahu PSM sangat kuat dan bagus. Kedua tim bekerja keras dan berani menyerang. kami punya beberapa peluang tapi hanya satu gol. Itu sudah cukup untuk dapat tiga point dan bertahan di papan atas,” kata Teco.
“Pertahanan kami tampil bagus dan konsisten. Kami tidak kebobolan di dua pertandingan terakhir. Bisa dibilang kami juga merupakan salah satu tim dengan jumlah kebobolan yang sedikit di Liga 1. Semua pemain bantu waktu bola hilang. Kami kuat bertahan dan bagus dalam menyerang,” tutur Teco.
“Liga Indonesia tidak mudah. Setiap pertandingan penting untuk semua tim. kami fokus satu per satu tim. Menit 78 saya bertahan tarik [Stefano] Lilipaly karena PSM mulai terus menyerang. kami memang bisa saja mencetak gol tambahan. Tapi satu gol buat saya sudah cukup.”
Sementara pencetak gol kemenangan, Melvin Platje, menyatakan, PSM tampil cukup tangguh, dan membuat Serdadu Tridatu berada dalam kesulitan. Menurut Platje, sebenarnya tim memiliki beberapa peluang di akhir babak kedua, namun masih kurang tenang.
“Sepuluh menit pertama tidak mudah buat kami. Mereka memimpin jalannya pertandingan. Tetapi setelah itu kami lakukan marking yang bagus. Itu membuat menjadi permainan kami lebih bagus,” tuturnya.
“Semua bermain bagus, Spaso sudah bekerja keras tapi dia belum beruntung. Babak kedua kami serangan balik bagus tapi kami kurang akurat untuk finishing. Tapi kami senang bisa menang melawan tim dengan kualitas bagus dan kuat.” (gk-67)
SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!
