Masa depan bek Brasil milik Al Ahli Saudi, Roger Ibanez, kembali diliputi keraguan setelah pemain tersebut menerima tawaran dari salah satu klub Liga Inggris, dalam sebuah langkah yang bisa mengancam keberlanjutan salah satu elemen terpenting lini belakang «Al Raqi» pada musim mendatang.
Menurut jurnalis Mohammed Al Bakiri, Ibanez yang berusia 27 tahun menerima tawaran dari klub Aston Villa untuk masa 3 musim, di tengah ketertarikan klub Inggris itu untuk mendapatkan jasa bek internasional Brasil tersebut.
Sumber-sumber yang dikutip Al Bakiri menegaskan bahwa keputusan akhir kini berada di tangan Ibanez sendiri, entah menyetujui tawaran dari Inggris tersebut atau bertahan bersama Al Ahli, dengan catatan pemain itu harus menentukan sikapnya sebelum berakhirnya periode transfer musim panas saat ini.
Hal ini terjadi di saat Al Ahli berpegang teguh pada keinginan mempertahankan bek Brasil itu, terlebih ia telah menjadi salah satu pilar terpenting tim dalam beberapa tahun terakhir, setelah membuktikan kemampuannya bermain di bawah tekanan dan menampilkan level yang kuat di kompetisi domestik maupun kontinental.
Sumber-sumber lain sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa manajemen Al Ahli sebenarnya sudah bergerak untuk memperpanjang kontrak Ibanez, dengan mengajukan permintaan secara lisan kepadanya setelah keikutsertaannya bersama timnas Brasil pada Piala Dunia terakhir, dalam upaya membentengi pemain tersebut dari segala tawaran dari luar.
Baca juga: Lolos dari jebakan peminjaman, Al Ahli rekrut pemain buangan Al Hilal
Namun, negosiasi tampaknya tidak mudah dari sisi finansial, sebab Ibanez meminta peningkatan gaji tahunannya dari sekitar 8,5 juta euro menjadi 10 juta euro, hal yang mencerminkan keinginan pemain untuk mendapatkan kontrak yang sepadan dengan nilai teknisnya dan kedudukannya di dalam tim.
Al Ahli pun berada di hadapan ujian yang nyata untuk mempertahankan salah satu senjata pertahanan terpentingnya; kepergian Ibanez pada momen ini tidak sekadar hengkangnya seorang pemain, melainkan pukulan bagi rencana dan stabilitas tim, terutama jika bek Brasil itu memilih menjajal pengalaman di Liga Inggris dan membuka lembaran baru dalam kariernya.





