England 2021Getty Images

Tanpa Harry Kane, Inggris Pesta Lima Gol Ke Gawang Andorra

Tim nasional Inggris masih terlalu tangguh bagi Andorra dan itu terlihat dari skor 5-0 yang tercipta saat keduanya bertemu di Estadi Nacional, Minggu (10/10) dini hari WIB tadi.

Di matchday ketujuh kualifikasi Piala Dunia 2022 semalam, Inggris arahan Gareth Southgate memilih untuk menyimpan penyerang Harry Kane, selagi posisi depan ia percayakan pada Tammy Abraham yang pergerakannya ditopang Jadon Sancho di kiri dan Bukayo Saka di kanan.

Tim tamu membuka keunggulannya di menit ke-17 melalui bek kiri Ben Chilwell. Andalan Chelsea itu berdiri tak terkawal di dalam kotak penalti saat menyambut umpan cerdas Jadon Sancho dan tanpa kesulitan berarti menaklukkan kiper Josep Gomes.

Opta mencatat Chilwell sebagai pemain ke-36 yang berhasil mencetak gol untuk Inggris di bawah arahan Southgate (tidak termasuk bunuh diri). Manajer Inggris yang memiliki lebih banyak perwakilan di papan skor adalah Walter Winterbottom (62) dan Alf Ramsey (39).

Keunggulan Inggris bertambah besar di empat menit jelang jeda, dengan Saka menuntaskan assist Phil Foden menggunakan kaki kiri. Dengan itu, Saka (20 tahun dan 34 hari) menjadi pemain termuda yang sanggup mencetak gol beruntun untuk The Three Lions sejak Wayne Rooney pada 2004 (18 tahun dan 241 hari), sedangkan ia juga menjadi pemain termuda Arsenal yang menjaringkan gol di dua pertandingan beruntun untuk Inggris.

Dominasi Inggris atas tim peringkat 156 dunia itu berlanjut di babak kedua sebagaimana Abraham tak mau ketinggalan pesta ini. Penyerang milik AS Roma itu memperdaya kiper lawan dari jarak dekat seusai menyambut umpan silang Sancho yang bergerak di sektor kiri.

Abraham adalah pemain Inggris pertama yang mencetak gol untuk negaranya saat terafiliasi dengan klub Italia. David Platt (Sampdoria) merupakan pemain terakhir yang melakukannya saat bertemu Swedia pada Juni 1995 silam.

Tim Tiga Singa mencetak gol keempat lewat rebound penalti James Ward-Prowse di menit ke-79. Meski gagal di kesempatan awal karena bolanya bisa dibaca Gomes, gelandang Southampton itu tak menyia-nyiakan bola muntah di depannya.

Dan empat menit sebelum pertandingan berakhir, gol kelima Inggris lahir berkat aksi Jack Grealish. Rekrutan termahal Manchester City itu mempertontonkan aksi individu untuk menaklukkan bek lawan, sementara kiper Sam Johnstone berjasa besar atas umpan panjangnya.

Menyusul hasil ini, Inggris nyaman di puncak klasemen Grup I dengan raihan 17 poin dari tujuh pertandingan perdana. Mereka dalam laju tidak terkalahkan di 17 pertandingan di semua kompetisi (W14 D3), menjadi catatan terpanjang sejak mengukir hal yang sama pada September 1988 hingga Mei 1990 lalu.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0