Manchester United bersiap memecat Ole Gunnar Solskjaer menyusul kekalahan lain di Liga Primer Inggris.
Co-chairman Joel Glazer dan wakil kepala eksekutif Ed Woodward pada Sabtu (20/11) malam waktu setempat langsung mengadakan rapat setelah timnya kalah 4-1 di markas Watford guna membahas masa depan Ole.
Dipahami rapat itu digelar dadakan dan berlangsung selama lima jam, hingga membuahkan keputusan untuk mendepak Ole dari kursinya dengan "kesepakatan bersama".
United sendiri telah menelan lima kekalahan dari tujuh pertandingan terakhirnya di liga jelang perjumpaan melawan Villarreal dalam lanjutan babak grup Liga Champions pada Rabu (24/11) dini hari WIB mendatang.
Yang Kita Ketahui
Direksi United terus mendukung Ole selama periode buruk klub, bahkan setelah kalah 5-0 melawan Liverpool di Old Trafford.
Saat itu, masih ada keyakinan bahwa manajer asal Norwegia itu merupakan figur yang tepat untuk menyuksesan proyek yang telah dibangun selama tiga tahun terakhir.
Menuju jeda internasional November, Ole tidak diberitahu bahwa posisinya dalam bahaya meski baru saja kalah 2-0 dari Manchester City. Akan tetapi, direksi klub menyadari sulitnya tugas untuk membalikkan keadaan.
Sekarang ini ada peluang nyata untuk mendepak Ole seturut hasil pada Sabtu di Vicarage Road dan besar kemungkinan ia takkan berada di pinggir lapangan guna memandu pemain Setan Merah saat jumpa Villarreal.
Ole kini bakal dilengserkan, selagi Darren Fletcher dan Michael Carrick mengambil alih tugas menangani tim utama.
Apa Kata Ole?
Sosok asal Norwegia itu sampai detik ini masih percaya diri untuk mengubah peruntungan timnya, meski sebagian dari suporter sudah jengah melihatnya.
“Saya masih percaya dengan diri saya sendiri,” buka Ole seusai laga. “Ya, saya percaya kami bisa membalikkan situasi.
“Saya merasakan hal yang sama seperti mereka [suporter]. Kami merasa malu, mengingat cara kami kalah. Kami tengah dalam periode yang sangat buruk.
“Saya perlu membuat pemain agar tampil lebih baik, itu adalah tanggung jawab saya, dan itu merupakan permasalahan terbesar sekarang. Mereka sangat kecewa, mereka bekerja keras, berusaha untuk mengembalikan kepercayaan diri,” imbuhnya.
Di pertandingan melawan Watford, gawang United bobol dua kali di masa injury time babak kedua setelah mereka kehilangan kapten Harry Maguire yang menerima kartu kuning keduanya, dan The Hornets pada akhirnya merayakan kemenangan kandang beruntunnya di liga melawan tim Manchester Merah untuk kali pertama.




