Final Euro 2020 mungkin "terlalu berat" buat bintang muda Arsenal Bukayo Saka, ujar Gary Neville. Eks Manchester United itu lebih ingin melihat Marcus Rashford atau Jadon Sancho dipilih versus Italia.
Gareth Southgate menunjukkan kepercayaannya terhadap Saka pada Piala Eropa tahun ini, ia memillih pemain 19 tahun itu ke dalam starting XI sebanyak tiga kali.
Dua dari pertandingan tersebut adalah babak gugur, melawan Jerman di 16 besar dan bentrok semi-final versus Denmark. Namun, Neville yakin bahwa pengalaman dan lari langsung lebih dibutuhkan demi menundukkan Azzurri dan meraih trofi.
Neville, yang membantu Inggris mencapai empat besar Euro 96 dan membukukan 85 penampilan bagi negaranya, berbicara kepada Sky Sports: "Saya setuju memanggil [Saka] kembali [melawan Denmark] karena merasa ia pemain sayap yang paling hidup, bersama dengan Raheem Sterling. Saya tidak yakin ia akan start besok Senin. Saya rasa mungkin itu akan terlalu berat baginya."
"Apa yang ia lakukan kemarin, serta yang telah ia berikan di turnamen ini, saya cuma merasa kita akan melihat nama lain. Saya melihat [Giorgio] Chiellini dan [Leonardo] Bonucci dan berpikir, siapa yang akan tidak mereka senangi di sisi sayap, yang bisa berlari ke dalam?"
"Saya kira ini bisa menjadi laganya Rashford atau Sancho untuk menemani Sterling di area sayap."
Getty Images"Menurut saya posisi sayap itu membutuhkan pemain yang cepat, yang bisa lari ke dalam, makanya saya merasa kita tidak akan melihat Saka besok Senin."
"Saya rasa ini satu laga yang terlalu berat baginya. Saya ada di sana di Euro 1996 sebagai pemain 21 tahun dan saya sungguh lelah selama menjalani turnamen."
"Saya cuma merasa besok Senin ia bisa menjadi pengganti yang bagus dan [Southgate] akan membawa pemain lain yang belum bermain pada hari Kamis."
Sancho, yang tengah menyelesaikan proses kepindahannya ke Manchester United dari Borussia Dortmund dengan harga £73 juta, start saat Inggris menghadapi Ukraina di perempat-final. Phil Foden dan Jack Grealish juga telah mengisi posisi penyerang sebagai pengganti di Euro 2020.
Bintang United Rashfrod memang belum masuk starting XI, tetapi telah bermain sebagai pengganti sebanyak empat kali.
Saka baru mengoleksi tujuh penampilan senior bagi Inggris, namun selalu terlihat apik dan akan berambisi untuk ambil bagian saat Inggris berusaha mengakhiri paceklik gelar turnamen internasional mereka yang telah berlangsung selama 55 tahun.

