Bintang Portugal Cristiano Ronaldo, kapten Al Nassr Arab Saudi, kembali mengorbankan para pemain muda dalam pertikaiannya dengan majalah Prancis "France Football" terkait penghargaan Ballon d'Or.
Bintang Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal, sebelumnya memenangkan Trofi Kopa untuk pemain muda terbaik di bawah 21 tahun, dalam acara penyerahan penghargaan Ballon d'Or yang digelar pada dini hari Selasa lalu di ibu kota Inggris, London.
Yamal meraih penghargaan tersebut setelah memperoleh poin terbanyak, berdasarkan proses pemungutan suara yang dilakukan oleh para pemain yang pernah memenangkan penghargaan Ballon d'Or, yang seharusnya di antaranya terdapat Ronaldo.
Namun, surat kabar Prancis "L'Equipe" menegaskan bahwa bintang Portugal tersebut menolak memberikan suara untuk penghargaan itu, bersama dua pemain Prancis, Zinedine Zidane dan Michel Platini.
Ini menjadi kali kelima Cristiano Ronaldo menolak memberikan suara untuk Trofi Kopa, di mana terakhir kali ia memberikan suara untuk penghargaan tersebut adalah pada tahun 2021, saat ia memberikan suaranya kepada pemain Inggris, Mason Greenwood.
Sejak akhir edisi 2021, "Roket Madeira" menolak memberikan suara, akibat perang kata-kata yang terjadi antara dirinya dan Pascal Ferre, pemimpin redaksi majalah "France Football" saat itu.
Krisis bermula ketika Ferre mengatakan, dalam pernyataan kepada media, bahwa Ronaldo memberitahunya ambisi terbesarnya adalah mengakhiri karier sepak bolanya dengan memiliki Ballon d'Or lebih banyak dibanding rivalnya asal Argentina, Lionel Messi.
Pernyataan Ferre memicu kemarahan bintang Portugal itu, yang membantah kejadian tersebut melalui akun "Instagram" miliknya, serta menuduh mantan pemimpin redaksi majalah Prancis tersebut berbohong dan berupaya memanfaatkan namanya secara keliru.
Sejak saat itu, Ronaldo tidak pernah tampil di acara Ballon d'Or sebagai kandidat, sebagai tamu, atau bahkan sebagai salah satu pemberi suara untuk pemenang Trofi Kopa.
Perlu diingat bahwa Ronaldo dalam lebih dari satu kesempatan menyatakan keberatannya atas pilihan majalah Prancis tersebut untuk para pemenang penghargaan Ballon d'Or, terlebih karena ia belum memenangkannya sejak penobatan terakhirnya pada tahun 2017.



