Bintang Manchester United Marcus Rashford hanya punya satu penyesalan selama menjalani karier profesionalnya sejauh ini, yakni tidak pernah punya kesempatan dilatih manajer legendaris Sir Alex Ferguson.
Ferguson menghabiskan hampir 27 tahun kariernya di Old Trafford dari 1986 hingga 2013 silam, dengan membawa Setan Merah menuju era keemasan setelah pembentukan Liga Primer Inggris.
United meraih trofi Liga Primer sebanyak 13 kali selama Ferguson menjabat dan juga dua gelar Liga Champions; sebagaimana dua trofi itu belum bisa diraih sejak sang legenda pensiun di pengujung musim 2012/13 silam.
Adapun Rashford baru mengukir debutnya dua tahun setelah Ferguson undur diri, tepatnya di masa kepemimpinan Louis van Gaal, padahal dia begitu ingin merasakan tangan dingin sosok Skotlandia tersebut.
Pada Kamis (14/1), Rashford diganjar penghargaan spesial dari Asosiasi Jurnalis Sepakbola (FWA) atas apa yang ia lakukan baik di dalam dan luar lapangan. Mengetahui itu, Ferguson tak lupa mengirimkan pesan kepada sang pemain.
“Saya ingin memberi selamat kepada Marcus atas pencapaian dan penghargaan yang dia raih malam ini,” buka Ferguson dalam sebuah video.
“Saya sudah mengenalnya sejak dia masih berusia tujuh tahun, dan melihat dia berkembang melalui akademi Manchester United untuk menjadi pribadi yang luar biasa.
“Terlepas dari kehidupan sepakbolanya, apa yang telah ia raih dalam beberapa bulan terakhir cukup luar biasa, bagaimana dia membantu orang-orang yang membutuhkan benar-benar pencapaian hebat.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepadanya untuk itu. Dia telah menunjukkan kepada anak muda, khususnya, bahwa ada cara berbeda untuk hidup.
“Dia telah menunjukkan kerendahan hati yang besar, dia telah menunjukkan keberanian untuk melakukan apa yang dia lakukan, jadi pencapaian ini memang pantas dan harus diakui terkait apa yang telah dia lakukan.
"Jadi Marcus, kerja bagus - pencapaian fantastis."
Rashford menimpali: “Bagi saya [mendengar pernyataan Ferguson itu] adalah pengalaman yang luar biasa dan saya kira satu-satunya penyesalan dalam karier saya adalah tidak pernah punya kesempatan bermain di bawah Sir Alex.
“Itu adalah sesuatu yang mungkin tidak akan pernah terjadi sekarang namun hanya dengan meneleponnya dan berbincang selama 10 atau 15 menit adalah hal luar biasa dan saya senang dia tahu situasi ini dan dia juga ingin membantu, jadi ini brilian.
“Sejak awal dia selalu mendukung semua yang saya lakukan. Mungkin ketika orang lain di olahraga ini memberitahu saya untuk tidak melakukannya dan hanya fokus pada sepakbola, dia justru meyakinkan saya, dan saya percaya ini adalah tindakan yang tepat dan dia mendukung itu.
“Kalimat yang dia ucapkan merupakan hal yang luar biasa untuk didengar.”
Rashford sekarang harus mengalihkan fokusnya ke lapangan lantaran pada Minggu (17/1) malam WIB lusa dia akan membawa timnya berkunjung ke markas Liverpool di Anfield guna melakoni lanjutan Liga Primer.


