Angel di Maria Argentina 2019Getty Images

Tak Dipanggil Tim Nasional Argentina, Angel Di Maria Geram

Bintang Paris Saint-Germain Angel Di Maria mengecam keputusan Argentina yang tidak memanggilnya untuk kualifikasi Piala Dunia mendatang.

Pada awal pekan ini pelatih Lionel Scaloni mengumumkan skuadnya untuk pertandingan melawan Ekuador dan Bolivia bulan depan, dengan Di Maria adalah nama besar yang absen.

Sementara pemain lain seperti Lionel Messi, Lautaro Martinez dan Paulo Dybala semuanya dipanggil, Di Maria justru absen meski di musim lalu membintangi PSG dan mengantar mereka ke final Liga Champions.

Pemain berusia 32 tahun itu mencetak 12 gol dan menyumbang 23 assists di semua kompetisi untuk tim arahan Thomas Tuchel musim lalu dan jelas merasa pantas untuk masuk skuad Albiceleste.

"Saya tidak dapat menemukan penjelasan, saya tidak bisa berkata-kata. Tim nasional Argentina adalah yang paling penting bagi saya," kata Di Maria kepada acara radio Closs Continental soal dia yang tidak dimasukkan ke dalam skuad.

"Jika saya bekerja keras di PSG, itu adalah demi memiliki peluang di tim nasional dan mampu bersaing. Sulit untuk memahami bahwa ketika saya berada di momen yang baik, saya justru tidak dipanggil.

"Jika saya tidak dipanggil, itu karena mereka tidak ingin menelepon saya. Saya akan terus berjuang untuk berada di tim nasional Argentina.

"Apakah saya tua di usia 32? Banyak orang mengatakan bahwa saya sudah tua, tetapi saya berusia 32 tahun dan saya terus berlari dengan cara yang sama, di setiap pertandingan saya menunjukkan bahwa saya tidak tua, dan saya bisa berada di level Neymar dan [Kylian] Mbappe."

Setelah membintangi kemenangan 3-0 PSG atas Nice awal pekan ini, Di Maria menyampaikan lewat media sosial dan tampaknya menyindir keputusan Scaloni yang tidak memanggilnya.

“Apapun yang terjadi, saya tidak akan pernah menurunkan tangan saya, saya tidak pernah melakukannya, apalagi sekarang,” jelas Di Maria.

"Saya selalu berjuang dan saya berjuang untuk tujuan dan impian saya, sekarang itu lebih dari sebelumnya selagi tetap berusaha mendongakkan kepala demi lanjut, lanjut dan lanjut.”

Di Maria sendiri menghadapi beberapa minggu yang sulit di level klub setelah dihukum empat larangan bertanding karena dianggap meludahi pemain Marseille di awal bulan ini.

Iklan
0