LaLiga Spanyol menyatakan siap dan tak masalah jika Lionel Messi memutuskan angkat kaki dari Barcelona, kata presiden Javier Tebas.
Tebas, yang selama ini dikenal blakblakan, mengatakan bahwa kompetisi yang ia pimpin itu tetap menarik sekalipun sudah ditinggal Cristiano Ronaldo dan Neymar, dan dia tidak percaya kepergian Messi akan memberi impak negatif.
Akan tetapi, dia sekali lagi mengkritik praktik keuangan Manchester City, yang selama ini paling sering dikaitkan dengan perekrutan Messi dari Barca.
"Kami lebih suka Messi bertahan di LaLiga tetapi setelah ditinggal Ronaldo dan Neymar, kami belum melihat adanya perbedaan," kata Tebas. "Kami siap."
Tahun lalu, Tebas mengatakan Messi "penting" untuk LaLiga dan dia merupakan bagian dari warisan kompetisi.
“Tampaknya satu-satunya klub di Liga Primer yang berbicara tentang mendapatkan Messi adalah Manchester City, yang bersaing di luar aturan,” tambahnya. "Saya bukan satu-satunya orang yang mengatakan ini.
"Saya tidak terlalu khawatir tentang mereka. Saya telah mengkritik apa yang mereka lakukan berkali-kali. Melakukannya sekali lagi tidak ada bedanya. City tidak terpengaruh oleh Covid atau pandemi atau apa pun karena mereka dibiayai secara berbeda dan tidak mungkin untuk melawannya.”
Tebas juga berbicara soal dukungannya terhadap mantan presiden Barca Josep Maria Bartomeu, yang baru-baru ini mengundurkan diri setelah musim 2019/20 yang bergejolak yang membuat klub gagal memenangkan trofi dan Messi berusaha untuk pergi.
Bartomeu menjadi sasaran banyak kritik selama dia memimpin dan ada perayaan di kalangan penggemar klub ketika dia mengundurkan diri pada Oktober kemarin.
Kesulitan keuangan yang dialami Barca telah menjadi topik diskusi publik dalam beberapa bulan terakhir, tetapi Tebas mengatakan Bartomeu tidak bisa disalahkan atas utang yang mendekati €800 juta (£724 juta / $50 juta).
"Barcelona tidak mempertimbangkan proses kebangkrutan," katanya.
“Utang mereka mungkin sedikit lebih besar tetapi mereka mampu membayar dengan sempurna sebelum Covid. Tetapi Covid datang dan mengambil banyak [potensi] pendapatan. Mereka tidak begitu mampu untuk membayar kembali utang tersebut, sehingga beban gaji mereka harus turun.
"Itu adalah faktor penting bagi sebagian besar klub. Ini bukan karena mereka salah urus."
Tebas juga mengomentari topik seputar kemungkinan Liga Super Eropa, yang menurut Bartomeu disukai oleh Barca saat ia mundur. Tidak ada klub lain yang secara terbuka menyetujui gagasan tersebut.
"Itu adalah liga rahasia selama 10 menit setelah Bartomeu mengatakan mereka telah bergabung," kata Tebas.
"Saya merasa kasihan pada Bartomeu. Dia mengatakannya tetapi kemudian tidak ada klub lain yang mengatakan mereka ikut bergabung. Proyek itu tidak layak secara finansial untuk klub yang berkompetisi atau klub lain. Itu akan benar-benar merusak ekosistem yang telah kami bangun."
