Manajemen PSIS Semarang tampaknya ingin memberikan kesempatan kepada para pemain mereka untuk bisa menikmati liburan dengan tenang. Meski saat ini mereka sedang terpuruk di dasar klasemen Liga 1 2018.
Itu terlihat dari tak diterapkannya sanksi jika ada pemain yang telat bergabung setelah libur lebaran. Menurut general manager PSIS, Wahyu Winarto, pihaknya yakin para pemain PSIS bisa bersikap profesional.
Saat ini, Haudi Abdillah dan kawan-kawan sedang diberikan libur mulai dari 10 hingga 20 Juni nanti. Mereka akan mulai berlatih kembali pada 21 Juni mendatang.
"Tidak perlu sampai sanksi, termasuk pemotongan gaji. Kami menyadari betul bahwa lebaran adalah hari raya dan jadi kesempatan para pemain untuk berkumpul dengan keluarga. Jadi biar pemain liburan dengan tenang," ucap pria yang akrab disapa Liluk itu, seperti dilansir liga-indonesia.id.
Lebih lanjut, Liluk mengungkapkan para pemain Laskar Mahesa Jenar sebelum libur memang sudah diberikan program oleh pelatih fisik maupun dokter PSIS. Bahkan, Ibrahim Conteh dan kolega juga disarankan untuk tetap berolahraga ringan seperti joging, serta menjaga pola makan dengan mengurangi makanan bersantan dan berminyak.

