Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
imago-sport-1083250944.jpgZUMA Press Wire

Diterjemahkan oleh

Striker Lyon menegaskan: Aljazair yang utama, bahkan jika Zidane menghubungi

Kyle Boudache, penyerang muda berbakat klub Prancis Olympique Lyon, menegaskan keteguhannya pada keputusan membela timnas Aljazair dalam waktu dekat, sembari menekankan bahwa pilihannya untuk membela "Les Verts" tidak akan berubah dalam kondisi apa pun, bahkan seandainya ia menerima panggilan telepon dari Zinedine Zidane, pelatih kepala timnas Prancis.

Pemain berusia 20 tahun itu menjelaskan, dalam sebuah wawancara yang dikutip surat kabar Aljazair "El Khabar" pada Selasa hari ini, bahwa impian terbesarnya adalah mengenakan seragam timnas Aljazair dan tampil bersama mereka di putaran final Piala Dunia, di samping mengarungi kompetisi Eropa terbesar di level klub bersama timnya.

Pilihan Boudache untuk timnas Aljazair kini bukan lagi sekadar sikap yang diumumkan sang pemain dalam pernyataan-pernyataan sebelumnya, setelah ia mengambil langkah resmi menuju pembelaan "Les Verts", di mana ia menyetujui mengusung warna timnas Aljazair, sehingga memperoleh panggilan pertamanya ke skuad timnas Aljazair U-23.

Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Panggilan Boudache ke timnas Olimpiade Aljazair yang dipimpin pelatih Rafik Saïfi datang sebagai langkah yang mencerminkan keteguhan sang pemain pada keputusan internasionalnya dan keinginannya untuk memulai perjalanannya bersama timnas Aljazair.

Boudache menegaskan sikapnya dengan jelas ketika ditanya mengenai kemungkinan ia menerima panggilan telepon dari Zinedine Zidane, pelatih kepala timnas Prancis, untuk membujuknya membela Prancis.

Penyerang Olympique Lyon itu tidak menyisakan ruang untuk keraguan sedikit pun mengenai pilihannya, dengan menegaskan bahwa keputusannya akan tetap teguh dalam kondisi apa pun, dan ia berkata: "Bagaimanapun juga akan tetap Aljazair, itu negeriku."

Pernyataan ini mencerminkan keteguhan sang pemain pada akar kealjazairannya, meski ia memiliki peluang membela timnas Prancis, di tengah kariernya yang mulai menanjak di dalam sepak bola Prancis.

Impian terbesar dan akar Aljazair yang kokoh

Boudache menempatkan tampil di putaran final Piala Dunia dengan seragam timnas Aljazair sebagai salah satu tujuan masa depannya yang paling utama, di samping mengarungi kompetisi Eropa terbesar bersama klubnya.

Penyerang muda itu berkata: "Impian bagi saya adalah bermain di kompetisi-kompetisi besar seperti Liga Champions Eropa, dan juga bermain di Piala Dunia bersama Aljazair."

Ucapan Boudache mengungkap ambisi yang jelas yang ingin ia wujudkan dalam beberapa tahun ke depan, baik di level klub melalui tampil di Liga Champions Eropa, maupun di level internasional dengan mencapai Piala Dunia bersama timnas Aljazair.

Boudache menegaskan bahwa keterikatannya dengan Aljazair tidak terbatas pada sepak bola atau membela timnas, melainkan juga terkait dengan akar keluarganya dan hubungan eratnya dengan wilayah Kabylie.

Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Penyerang muda itu menjelaskan bahwa ia rutin mengunjungi wilayah tersebut bersama keluarganya pada musim panas, sembari menegaskan bahwa keluarganya berasal dari sana. Ia berkata dalam konteks ini: "Saya pergi ke Kabylie setiap musim panas bersama keluarga saya. Kami kembali ke sana untuk memulihkan energi kami, karena kami berasal dari wilayah ini."

Pernyataan Boudache mencerminkan dalamnya keterikatannya dengan asal-usul Aljazairnya, dan itulah yang menjelaskan keteguhannya membela "Les Verts" meski ada kemungkinan ia memperoleh peluang mengenakan seragam timnas Prancis.

Boudache kini mengarungi fase penting dalam karier sepak bolanya bersama Olympique Lyon, setelah membela warna Nice pada musim lalu. Penyerang berusia 20 tahun itu tampil dalam 19 pertandingan bersama Nice pada musim lalu, dan berhasil mencetak tiga gol, sebelum pindah ke skuad Olympique Lyon pada masa transfer musim panas.

Boudache berharap pengalaman barunya bersama Lyon menjadi langkah penting dalam kariernya, yang membantunya mengembangkan levelnya dan mencapai kompetisi-kompetisi besar yang ia impikan untuk diarungi, baik bersama klubnya maupun bersama timnas Aljazair.

Pada saat sang pemain mulai mengukuhkan posisinya di dalam sepak bola Prancis, tampaknya sikapnya di level internasional telah benar-benar diputuskan, setelah ia memilih Aljazair dengan jelas, sembari menegaskan bahwa setiap upaya di masa depan untuk membujuknya membela Prancis tidak akan mengubah keputusannya.

Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google