Pelatih Lincoln Red Imps William Amaral mengungkapkan kekagumannya pada Steven Gerrard, sekalipun ia bertekad untuk mengincar hasil mengejutkan lainnya melawan raksasa Skotlandia ketika klubnya bertemu Rangers di Liga Europa.
Lincoln menghadirkan kejutan pada 2016 ketika mereka mengalahkan Celtic lewat skor tipis 1-0 di putaran kedua babak kualifikasi Liga Champions.
Itu terbukti menjadi momen yang tak bisa dilupakan oleh klub Glasgow tersebut, yang waktu itu dilatih Brendan Rodgers, yang kemudian mampu membawa timnya menang 3-0 di leg kedua; namun tetap saja kemenangan tersebut akan dikenang oleh Red Imps -- klub yang mendominasi sepakbola di Gibraltar.
Sekarang Red Imps akan bertemu Rangers di Liga Europa dan Amaral bertekad untuk membuat kejutan lain - meski ia punya rasa hormat yang tinggi untuk klub tersebut dan manajer mereka.
“Kami tahu kami bermain melawan tim terbaik di Skotlandia, melawan manajer terbaik di Skotlandia,” kata pelatih asal Brasil itu jelang pertemuan nanti.
“Mereka berada di urutan pertama di liga dengan rekor tidak kebobolan. Kami tahu siapa yang kami hadapi. Untuk Gibraltar, ini adalah pertandingan besar.
“Namun ini hanya satu pertemuan sehingga kami punya kesempatan yang sangat bagus. Kami harus menunjukkan keberanian dan motivasi.
“Itulah mengapa sepakbola adalah hal yang spesial - momen seperti ini ketika tim besar melawan tim kecil.
“Tim kecil bisa melakukannya dengan keberanian dan tekad. Hal-hal seperti itu terjadi ketika tim kecil mengalahkan yang besar. Liputan kemudian didapat tim melalui media."
Rangers memilih tempat yang tidak biasa yakni 'kapal pesiar super' mewah sebagai pangkalan para pemain jelang pertandingan mereka di Gibraltar, tetapi selagi Gerrard menikmati masa tinggalnya, dia dan pasukannya fokus untuk meninggalkan negara tersebut dengan kemenangan.
“Ini adalah lingkungan yang indah, stadion yang sangat unik, dan tidak ada alasan bagi kami dalam hal ukuran stadion atau bermain di lapangan artifisial, itu adalah sesuatu yang harus kami biasakan sekarang karena kami juga memiliki cukup banyak di dalam negeri," kata mantan pemain Liverpool itu.
“Kami di sini untuk melakukan pekerjaan dan menjadi profesional. Saya ingin para pemain benar-benar menunjukkan mentalitas yang kuat. Kami telah melakukan dua kampanye yang sangat baik di kompetisi ini dalam dua musim terakhir dan Anda harus datang tempat seperti ini di babak kualifikasi dan mengincar kelolosan.
"Ada cukup pengalaman dalam skuad saya untuk menyadari bahwa, jika kami berpikir kami bisa muncul di sini dan tidak melakukan pendekatan yang benar atau menunjukkan sikap yang benar dan membiarkan standar kami turun, maka permainan akan menjadi rumit."


