Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Footballers who could play James Bond | Steven GerrardGetty

Steven Gerrard: 'Budaya Ketakutan' Cengkeram Inggris

Steven Gerrard mengklaim adanya 'budaya ketakutan' menjadi penyebab kegagalan Inggris untuk bisa meraih kesuksesan dan meyakini hanya orang tepat yang mampu mengembalikan tim ke jalur yang benar. 

Kampanye pasukan The Three Lions di Euro 2016 berakhir dengan tragis usai langkah mereka harus terhenti di babak 16 besar akibat menelan kekalahan 2-1 dari tim debutan Islandia.

Gerrard, yang menjadi kapten Inggris di Piala Dunia 2014, merasa bahwa terdapat suasana histeri yang menaungi skuat Inggris dan membuat pemain menjadi korbannya.

Selain itu, sang gelandang LA Galaxy juga menyebut adanya faktor bayang-bayang sejarah besar -- menjadi juara Piala Dunia 1966 -- menjadi beban tersendiri bagi Inggris yang hingga saat ini tak mampu mengulanginya.

"Kami bukanlah tim yang memiliki sejarah dan mental pemenang di Piala Eropa maupun Piala Dunia dan dampak psikologisnya bisa dilihat pada petunjuk pertama masalah," tulis Gerrard dalam kolumnya di Daily Telegraph.

"Tidak ada lingkungan tenang di sekitar tim nasional, tak pernah ada. Yang ada hanyalah histeri. Ada budaya ketakutan yang selama ini beredar dan itu belum bisa ditangani."

"Itu semua jadi baik bagi media untuk menggelengkan kepala dan menyebut kami harus lebih kuat, lebih tenang dalam menyikapi situasi. Tapi ada beban sejarah yang harus dipanggul."

"Jelas menjadi beban besar. Ketika dibutuhkan pikiran tenang di luar sana, semua orang satu sama lain saling berharap ada sosk yang membuka harapan. Sangat sedikit yang bisa mengemban tanggung jawab besar."

Inggris saat ini tengah mencari manajer baru sebagaimana kiprah Roy Hodgson sebagai juru latih telah dipastikan berakhir seiring dengan kegagalan di Euro tahun ini.

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google