Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Stefano Cugurra - PersijaGoal / Abi Yazid

Stefano Cugurra Akui Kekalahan Dari PSMS Medan


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra 'Teco', mengakui kekalahan timnya dari PSMS Medan pada pekan ketiga Liga 1 2018 di Stadion Teladan, Medan, Jumat (6/4). Pelatih asal Brasil itu mengakui timnya sudah bekerja keras meraih kemenangan, tapi hasil belum berpihak.

"Babak pertama dari bola mati, PSMS bisa cetak dua gol. Di babak kedua, kami coba pergantian taktik. Tapi tidak terlalu bagus. Saya terima kami kalah dari Medan," ujar pelatih 43 tahun tersebut, pada sesi jumpa pers selepas laga.

Pada laga itu, Teco juga sempat terlihat emosional dengan keputusan wasit pada babak kedua. Namun mantan pelatih Chiangrai United tersebut mengatakan, itu hal yang biasa dan tak perlu dibahas.

"Soal wasit biasa di sepakbola. Kami tidak mau komentar soal wasit. Saya pikir dua tim mau menang dan kerja keras. Tapi Medan yang menang, kami harus terima ini," jelasnya.

Selain itu, Teco juga mengungkapkan, biang keladi timnya bisa kebobolan tiga gol di laga ini. Menurutnya, itu tak lepas dari lemahnya konsentrasi dan penyelesaian akhir yang tak bagus.

"Pada babak pertama main bagus, tapi konsentrasi di menit terakhir berkurang. Waktu balik ke ruang ganti, kami coba perbaiki. Ada peluang pada babak kedua, tapi kami tidak bisa cetak gol," tambahnya.

Di samping itu, mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya itu juga mengakui PSMS mendapatkan motivasi luar biasa dari para suporter yang memadati Stadion Teladan.  

Soal performa Marko Šimić yang gagal mencetak gol, namun malah mencetak gol ke gawang sendiri juga tak dipermasalahkan Teco. Dia mengakui penjagaan terhadap bomber Kroasia itu sangat ketat. "Pasti [Šimić] dia mau [cetak gol]. Tapi ada yang jaga di belakang, stoper dan kiper mereka. Jadi tidak bisa buat gol," tukasnya.

Sementara itu, bek Persija, Vava Mario Yagalo, mengatakan timnya harus segera bangkit dari kekalahan ini. Pasalnya, sejumlah agenda padat sudah menanti. "Kami lupakan pertandingan sore ini dan fokus pertandingan ke depan," tegas Vava. 

Hanya saja satu yang disesalkan Persija, soal fasilitas untuk mandi pemain. Usai laga, keran air mati. "Kami menyesalkan sambutan tuan rumah. Terutama saat mandi usai pertandingan, airnya mati. Jadi seharusnya tadi segera pressconfrence tapi air mati. Ini sangat memalukan karena ini Liga 1. Pemain kami mandi dengan air mineral," beber Eko Romeo Yudiono, media officer Persija.

Menjawab hal itu, media officer PSMS, Bobi Septian, mengakui ada insiden yang membuat itu terjadi. "Kami mewakili panpel meminta maaf kepada Persija atas ketidaknyamanan ini. Jadi ada pipa air yang terpijak oleh penonton sehingga pecah. Jadi dalam waktu singkat tidak bisa diperbaiki," jelasnya. (gk-71)

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Leonardo Bonucci: Semula, Saya Tak Ingin Selebrasi
2.Laga Persija Kontra Arema Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak Liga 1
3.Benfica Bakal Pinjam Egy Maulana Vikri
4.Romelu Lukaku Masuk Klub 100 Gol Liga Primer Inggris
5.Highlights Pertandingan Top Liga Primer Inggris Pekan 32

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google