Pelatih Persija Jakarta dan arsitek PSMS Medan Djadjang Nurdjaman merasa senang tim besutan mereka memastikan diri lolos ke perempat-final Piala Presiden 2018 setelah Barito Putera menelan kekalahan dari Mitra Kukar, Sabtu (27/1).
Hasil apapun yang terjadi di grup lain tidak memengaruhi peluang mereka ke Delapan Besar. Walau begitu, Teco menegaskan tak akan melepas laga terakhir melawan Bali United, Senin (29/1), dan tetap memburu kemenangan.
“Kami senang bisa lolos ke babak delapan besar. Tapi kami akan cari posisi juara grup. Bali tim bagus tapi kami hanya sebatas respect saja. Untuk mewaspadai satu, atau dua, dan tiga pemain, tidak mungkin. Sepakbola permainan kolektif,” tegas Teco.
“Hanya fokus kepada satu atau dua pemain kurang bagus untuk strategi yang akan dimainkan Persija. Tapi saya jamin, Persija nanti akan bermain lebih atraktif. Lebih bagus kami bermain sesuai dengan karakter, dan skema main kami selama ini.”
Sementara itu, Djadjang memberikan libur kepada anak asuhnya agar mereka dalam keadaan bugar saat menjalani babak Delapan Besar. Djadjang menginginkan tim besutannya memperlihatkan performa lebih baik.
“Yang pasti saya senang, pemainnya juga senang. Apalagi kami sudah memenuhi target manajemen untuk lolos ke delapan besar. Kami akan berjuang di babak delapan besar nanti,” kata Djanur, sapaan akrab Djadjang.
“Harapannya bisa lebih baik lagi dari dua pertandingan awal. Sebenarnya saat pertandingan ketiga kami juga tidak jelek-jelek amat. Saya memaklumi. Insya Allah, hasilnya lebih baik di babak delapan besar.”
PSMS rencananya akan menggelar uji coba jelang Delapan Besar, termasuk diundang pada laga ekshibisi Piala Inalum 2018 di Lapangan Tanjunggading, Batubara, Selasa (30/1). (gk-71)


