Transfer Timo Werner ke Chelsea "sempurna untuk semua pihak", kata Stan Collymore, dengan mantan striker Liverpool itu menyebut pemain internasional Jerman tersebut "bukanlah Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo" dan mungkin akan flop jika pindah ke Anfield.
Kepindahan ke Merseyside sempat muncul ke permukaan untuk penyerang RB Leipzig itu saat spekulasi masa depannya mulai memanas.
Werner membiarkan pintu terbuka bagi Jurgen Klopp untuk bergerak, sementara banyak pihak yang menyebut kerja keras dan produktivitas pemain berusia 24 tahun itu akan menambah kekuatan sang pemuncak klasemen Liga Primer Inggris tersebut.
Tapi tidak ada pendekatan nyata yang dilakukan oleh Liverpool, dan Chelsea berhasil menikung mereka dengan mencapai kesepakatan di angka £54 juta (€60 juta / $68 juta).
Beberapa pihak menyatakan bahwa The Reds mungkin akan menyesal karena memilih untuk tidak menyaingi musuh domestik mereka dalam pengejaran Werner, tetapi Collymore justru punya pandangan sebaliknya.
Kepada The Mirror, mantan striker Liverpool itu mengatakan: “Kesepakatan untuk membawa Timo Werner ke Chelsea adalah sempurna untuk semua pihak.
“Itu sempurna untuk si pemain, sempurna untuk The Blues, sempurna untuk RB Leipzig, yang mendapatkan £53 juta, dan juga sempurna untuk Liverpool.
“Dia adalah striker yang bagus dan solid dengan bakat menjanjikan - dia serbabisa karena sanggup memegang bola dengan baik, bergerak, masuk ke kotak penalti dan mencetak gol.
Getty"Tapi para suporter Liverpool yang sedih karena kehilangan kesempatan mendapatkan dirinya bisa menyisakan tangis itu untuk saya karena dia bukan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo dan dengan melihat cara beberapa orang bereaksi, Anda akan dimaafkan karena sempat mengira dia semacam reinkarnasi dari keduanya.
“Liverpool adalah juara Eropa, juara dunia, dan akan segera menjadi juara Liga Primer, dan akan ada tekanan besar pada dirinya di Anfield sebagai transfer besar pada musim panas.
“Tambahkan fakta bahwa Liverpool sudah memiliki tiga penyerang terbaik di dunia dan saya kesulitan untuk melihat di mana Werner akan bermain di tim.
“Saya tidak bisa melihatnya menyingkirkan salah satu dari mereka dan, mengingat semua yang telah dilakukan tim itu secara kolektif, saya justru bisa melihatnya jadi flop.
"Mengapa? Karena dengan berjalan ke ruang ganti saja akan sangat mengintimidasi bagi pemuda berusia 24 tahun.
“Tapi jika di Chelsea, dia akan melihat sekeliling dan mendapati ada Tammy Abraham dan Olivier Giroud, dan berpikir, 'Ya, [mereka] pemain bagus, tapi saya akan menghadapi tantangan yang ada di sini’,” imbuhnya.




