Jajaran pelatih Mitra Kukar menilai kebugaran menjadi salah satu penyebab kekalahan 4-1 dari Perseru Serui di Stadion Aji Imbut kemarin sore dalam pertandingan leg kedua babak 32 Besar Piala 2018.
Pelatih karteker Sukardi Kardok mengutarakan, persiapan tim menghadapi laga ini tergolong minim, meski mereka mampu menahan Perseru tanpa gol di leg pertama. Sukardi mengakui Perseru bermain lebih bagus, karena mempunyai waktu persiapan yang cukup.
“Saya akui kekalahan ini. Sebelumnya disampaikan kepada pemain, Perseru bermain lebih bagus kalau bertindak sebagai tamu dibandingkan menjadi tuan rumah. Terbukti mereka hanya bisa menahan kami di laga [leg] pertama,” jelas Sukardi.
“Kami bermain terbuka, namun kendala ada di stamina pemain, hanya 60 persen. Kami kedodoran melakukan persiapan. Kalah menang sudah biasa, manajemen juga tidak memberikan target.”
Sementara pelatih Perseru Choirul Huda memberikan apresiasi kepada anak asuhnya. Apalagi performa apik itu diperlihatkan menjelang berakhirnya kontrak sebagian besar pemain.
“Belajar dari pertemuan pertama, sebenarnya kunci keberhasilan kami adalah bermain tanpa beban, tapi tetap dengan motivasi tinggi untuk menang. Pemain bermain lugas, efektif dan mereka ingin memberikan yang terbaik bagi tim. Ini kado terakhir dari pemain,” ujar Choirul.
Goal Indonesia