Tim verifikator PT Liga Indonesia Baru (LIB) menilai Stadion Surajaya yang menjadi kandang Persela Lamongan secara keseluruhan dianggap layak untuk menggelar pertandingan Liga 1 2018.
Hal itu diungkapkan salah satu anggota tim, Barry Timothy, yang melakukan verifikasi kemarin. Barry mengecek kondisi lapangan, ruang ganti pemain, ruang wasit, tribun, area media hingga fasilitas pendukung seperti lapangan latihan sebelum pertandingan dan rumah sakit rujukan.
“Poin utama verifikasi itu sebenarnya ada tiga: lampu, lapangan, dan ruang ganti. Tapi fasilitas pendukung tetap harus dicek juga, karena sepakbola sekarang itu tidak hanya keamanan, tapi juga kenyamanan. Sifatnya supporting, tapi penting,” jelas Barry.
Dari beberapa aspek, Barry menyatakan secara keseluruhan Stadion Surajaya termasuk kategori layak untuk menggelar pertandingan Liga 1, meskipun masih ada beberapa hal yang digaris bawahi, lantaran memerlukan perbaikan.
“Gawang masih kurang sesuai dengan ukuran semestinya. Begitu juga lapangan, masih perlu perawatan khusus, terutama rumput yang masih belang-belang, dan masih ada sedikit pasir. Kami ingin lapangan harus hijau sebelum kompetisi dimulai agar layak buat menggelar pertandingan,” beber Barry.
Selain itu, beberapa catatan juga sempat dibuat Barry saat melihat ruang ganti. Menurutnya, ada beberapa poin yang kurang sesuai dengan panduan dari PT LIB.
Barry menekankan, stadion tidak sekadar menyediakan ruang press conference dan tribun untuk wartawan, namun juga harus memiliki media centre dengan beberapa fasilitas seperti akses internet, ruangan yang nyaman, dan beberapa hal yang mendukung wartawan bisa bekerja dengan semestinya.
“Antara ruang match committee dan wasit, enggak boleh digabung. Ditambah harus ada media centre untuk akses wartawan bekerja. Sebab media kalau habis pertandingan kan biasa buat laporan, jadi harus ada media centre di lingkup stadion,” ujar Barry.
Selain melakukan verifikasi di lapangan dan seputar Stadion Surajaya, Barry juga melihat lapangan penunjang latihan jelang pertandingan di Kecamatan Deket dan Sukolilo, serta fasilitas pendukung medis, Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soegiri.
“Tentu beberapa poin yang dianggap kurang, bakal segera kami sampaikan kepada manajemen, Panpel, dan pengurus stadion, supaya bisa segera diperbaiki sebelum kompetisi dimulai,” kata media officer Persela Andika Hangga Pramana. (gk-43)

