Brendan Rodgers Leicester 2020-21Getty

Soal Jadwal Padat Manchester United, Brendan Rodgers: Mereka Sudah Terbiasa, Kok!

Manajer Leicester City Brendan Rodgers menyebut Manchester United sudah terbiasa menemui jadwal padat dalam kalender mereka sebagaimana pasukan Ole Gunnar Solskjaer bakal memainkan perempat-final Piala FA di King Power Stadium, Minggu (21/3) malam WIB nanti.

Itu akan menjadi pertandingan keenam yang dimainkan Setan Merah pada Maret ini, menjadi yang ketiga selama sepekan terakhir dan berjarak kurang dari 72 jam setelah mengalahkan AC Milan di San Siro pada babak 16 besar Liga Europa, Jumat (19/3) dini hari WIB kemarin.

Mengenai padatnya jadwal rivalnya itu, Rodgers mengatakan: “Ketika Anda adalah klub sebesar Manchester United, Anda terbiasa untuk bermain di banyak pertandingan dan terbiasa memiliki skuad yang bisa mengatasi masalah seperti itu.

“Kami, sementara itu, juga pernah menjalani laga tandang dan pernah bermain di pertandingan yang digelar pada pertengahan pekan namun masih bisa bermain bagus [pada akhir pekan] dan mendulang hasil yang positif."

“Ini penting untuk memahami kualitas mereka,” lanjut eks manajer Liverpool ini. “Mereka adalah tim luar biasa dengan banyak pemain berkualitas, namun kami harus fokus pada kualitas kami sendiri.

“Kami baru saja menjalani performa yang komplet pada akhir pekan kemarin. Kami secara pertahanan terbilang kuat, kami punya kreativitas hebat dan bermain taktis, dan kami harus mengeluarkan itu di pertandingan perempat-final ini.”

Leicester selaku tuan rumah di partai nanti baru menang sekali dari 25 pertemuan terakhirnya melawan United di semua kompetisi, dengan rincian lima kali imbang dan 19 kekalahan. Mereka bahkan tidak pernah menang sekali pun dalam 13 pertandingan terakhirnya kontra Setan Merah sejak menang 5-3 di kandang pada September 2014 di ajang Liga Primer Inggris.

Di perjumpaan terakhir pada Boxing Day kemarin, The Foxes memaksakan skor imbang 2-2 dan selalu bisa mengejar ketertinggalan serta menyamakan kedudukan di menit ke-85 berkat gol bunuh diri Axel Tuanzebe.

United sendiri telah memenangkan masing-masing dari dua pertandingan Piala FA sebelumnya dengan Leicester, yakni kemenangan 2-1 di putaran kelima tahun 1976 dan kemenangan 3-1 di final kompetisi 1963 - mengangkat trofi untuk ketiga kalinya.

Iklan
0