Pemain serbabisa Bayern Munich Thomas Muller berpotensi melewati rekor assist yang dibuat Kevin De Bruyne di Bundesliga pada 2014/15 silam. Di musim ini saja, ia sudah menyamai pencapaian eks gelandang VfL Wolfsburg tersebut setelah menyumbang dua assist dalam kemenangan 4-2 atas Bayer Leverkusen, Sabtu (6/6) malam WIB tadi.
Dengan sumbangannya semalam, Muller kini setara dengan De Bruyne dan sudah mengoleksi 20 assists . Ia berkesempatan untuk menjadi raja penyumbang gol di kompetisi tertinggi di Jerman mengingat gelaran kali ini masih menyisakan empat pertandingan.
Meski begitu, pemain berusia 30 tahun itu takkan bisa melakukannya di matchday berikutnya lantaran harus menjalani akumulasi setelah menerima kartu kuning kelimanya musim ini di Bay Arena, dan Bayern juga takkan bisa diperkuat Robert Lewandowski dengan alasan yang sama.
Secara keseluruhan, Muller, yang menjadi pemenang Piala Dunia 2014 bersama Jerman, sudah terlibat dalam terciptanya 27 gol musim ini (tujuh gol, 20 assists ) di Bundesliga dan itu merupakan capaian terbaiknya. Selain itu, Muller mengejar rekor lain sebagaimana timnya dalam jalur meraih gelar liga kesembilan beruntun.
Bayern, yang sempat terseok-seok di awal musim, bisa merengkuh gelarnya andai hasil di matchday ke-31 memihak mereka. Pelatih Hansi Flick pun mengingatkan anak asuhnya untuk terus menjaga konsistensi.
“Sepakbola itu adalah soal memenangkan pertandingan. Kami sudah mempertontonkan itu dengan impresif pada 2020,” tegas Flick, yang sukses membawa timnya merengkuh sembilan kemenangan beruntun di Bundesliga menyusul hasil melawan Leverkusen.
Di laga semalam, tim tuan rumah mencetak gol terlebih dahulu lewat Lucas Alario di menit kesepuluh, namun Bayern memberi respons menawan di laga ini memaksimalkan absennya bintang Leverkusen Kai Havertz.
“Kami sempat bermasalah di awal laga, yang menyebabkan gol pembuka untuk mereka. Namun kami mampu bangkit, kami telah menunjukkan mentalitas dan sikap kami.
“Ini sebenarnya cukup bagus untuk tertinggal gol terlebih dahulu karena itu membuat kami lantas bangkit.”
Getty ImagesSementara itu, pelatih Leverkusen Peter Bosz mengatakan: “Kami kalah melawan tim papan atas hari ini. Terlihat kami bisa mengimbangi mereka di 30 menit pertama, namun kemudian saya merasa tidak bisa menyamai performa top mereka hari ini.
“Itu semua dikarenakan [kehebatan] Bayern tentunya. Mereka membalas tekanan, sedangkan kami hanya punya sedikit waktu dalam penguasaan bola. Jika kami ingin mengalahkan Bayern, kami butuh 11 pemain, semuanya menampilkan yang terbaik. Sayangnya kami terlalu banyak melakukan kesalahan hari ini.”
