Richarlison, Everton.Getty

Laporan Pertandingan: Everton 5-4 Tottenham Hotspur

Skor gila mewarnai kelolosan Everton ke babak perempat-final Piala FA, Kamis (11/2) dini hari WIB tadi, dengan mereka menang 5-4 melawan Tottenham Hotspur.

Bermain di Goodison Park semalam, Spurs arahan Jose Mourinho sempat unggul terlebih dahulu melalui sundulan Davinson Sanchez di menit ketiga pertandingan memanfaatkan sepak pojok yang dilepas Son Heung-Min.

Everton baru bisa membalas ketika sepakan Dominic Calvert-Lewin memperdaya kiper Hugo Lloris di menit ke-36, selagi Richarlison membalikkan keadaan untuk timnya dua menit kemudian seusai menerima umpan pendek dari penyerang Inggris tersebut.

Menjelang turun minum, Everton arahan Carlo Ancelotti menjauhkan diri dari kejaran lawannya seturut gol penalti yang dicetak Gylfi Sigurdsson, hanya saja Erik Lamela sempat membuka asa Spurs lewat golnya di tiga menit perpanjangan waktu babak pertama.

Di babak kedua, Spurs sukses menyamakan skor saat Sanchez kembali membobol gawang Everton kawalan Robin Olsen di menit ke-57. Opta mencatat Sanchez sebagai bek sentral pertama Spurs yang sanggup mengemas brace sejak Jan Vertonghen melakukannya di pertandingan melawan Liverpool di ajang Liga Primer Inggris pada Maret 2013 silam.

Pertandingan kian berjalan seru setelah Richarlison mencetak gol keduanya di laga ini saat laga memasuki menit ke-68, untuk sekali lagi membawa timnya kembali memimpin. Sang pemain menuntaskan bola terobosan hasil umpan Sigurdsson dan mewujudkan catatan buruk lainnya bagi Mourinho.

Ini adalah kali keenam di mana tim yang dilatih Mourinho kebobolan setidaknya empat gol, menjadi yang pertama di pertandingan piala domestik sejak Chelsea takluk 4-2 melawan Bradford City pada Januari 2015 silam.

Meski begitu, Mourinho sempat bernapas lega seusai penyerang andalannya yakni Harry Kane, yang masuk sebagai pengganti di babak kedua, menjadikan skor imbang 4-4 berkat diving header-nya menyambut assist Son dari sektor kiri.

Kane sekarang telah mengemas 209 gol dari 318 penampilannya di semua kompetisi untuk Spurs, membuatnya jadi topskor kedua dalam sejarah klub setelah Jimmy Greaves (266 gol dalam 379 penampilan).

Karena tidak mampu menemukan pemenang di waktu normal, duel ini terpaksa dilanjutkan sampai babak perpanjangan waktu dan di momen itu Everton berhasil mencuri gol kemenangan lewat pemain pengganti Bernard di menit ke-97.

Seturut gol tersebut, Mourinho mendapati timnya kebobolan lima gol untuk kali pertama sejak Januari 2015, ketika Chelsea arahannya dipermalukan 5-3 oleh Spurs pimpinan Mauricio Pochettino di ajang Liga Primer Inggris.

Di sisa menit yang ada, Spurs yang bermain menyerang tak sanggup lagi mengejar dan terpaksa tersingkir dari turnamen tertua di Inggris sekaligus memberi jalan kepada The Toffees ke babak delapan besar.

Iklan
0