OLEH SANDY MARIATNAIkuti di Twitter
Penggunaan video assistant referee (VAR) kembali mendapat kritik dan sorotan tajam dari pelatih LazioSimone Inzaghi.
Setelah merasa dirugikan VAR saat melawan Fiorentina dan Torino beberapa pekan lalu, Inzaghi menyebut timnya kembali menjadi korban dari teknologi baru itu ketika bermain imbang tanpa gol kontra tuan rumah Inter Milan, Sabtu (30/12).
Momen yang disorot Inzaghi terjadi di menit ke-61 ketika wasit Gianluca Rocchi membatalkan keputusan penalti yang dibuatnya. Awalnya, Rocchi menunjuk titik putih setelah crossing Ciro Immobile tampak mengenai tangan Milan Skriniar. Namun setelah melihat VAR, Rocchi menganulir keputusannya itu sehingga Lazio melewatkan potensi besar untuk memetik kemenangan di Giuseppe Meazza.
“Kami kehilangan dua poin hari ini. Tanpa VAR, kami seharusnya bisa mendapatkan tujuh poin ekstra di musim ini. Lazio tidak beruntung dengan VAR. Dengan tambahan tujuh poin, posisi kami di klasemen seharusnya lebih tinggi,” kata Inzaghi kepada Mediaset Premium selepas laga.
“Saya setuju itu bukan penalti. Tetapi wasit sudah membuat keputusan sebelum mengecek VAR. Jadi ini tidak konsisten. Jujur, saya tidak suka teknologi ini. Saya lebih suka Liga Europa yang tidak mengadopsi VAR. Bagaimanapun, kami pantas menang,” serunya.
Getty ImagesSoal penggunaan VAR yang dikritik oleh Inzaghi, pelatih Inter Luciano Spalletti mengatakan hal sebaliknya. Menurutnya, Inter juga layak menang karena membuat banyak peluang.
“Lihatlah hal-hal positif yang telah diberikan VAR. Anda tidak bisa membandingkan mana keputusan yang benar dan mana yang salah," ungkap Spalletti.
Kami memiliki banyak peluang seperti halnya Lazio. Kiper mereka [Thomas] Strakosha bermain sangat bagus, tetapi saya hanya tertarik membahas tim saya sendiri,” imbuhnya.





