Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengkritik kepemimpinan wasit Kiemuddin Piriev ketika The Guardian bermain imbang 1-1 melawan Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut kemarin.
McMenemy menyoroti sejumlah keputusan wasit yang terkesan lembek dalam mengatasi sejumlah permainan keras di laga tersebut. Bahkan, bek Dany Saputra terpaksa tidak bisa melanjutkan permainan akibat mendapat cedera serius setelah diterjang Hendra Bayauw di menit ke-75.
“Oke kalau dia mengeluarkan sejumlah keputusan buruk. Tapi saat ada kejadian yang membahayakan pemain, seharusnya dia bersikap tegas. Pemain kami sekarang harus menjalani perawatan di rumah sakit,” cetus mantan arsitek Mitra Kukar tersebut.
“Setelah pertandingan, saya juga bicara dengan pemain yang melakukan pelanggaran keras itu, tapi dia hanya tersenyum. Ini sama sekali bukan ciri Mitra Kukar yang saya kenal.”
Kendati demikian, McMenemy memuji performa Mitra Kukar yang tetap tampil ngotot, dan berusaha memenani pertandingan. Menurut McMenemy, hasil ini membuat upaya Bhayangkara FC menjadi juara bertambah berat.
“Mereka sedang tidak memburu gelar juara atau menghindari degradasi, tapi tetap tampil fight. Kami akhirnya hanya mendapatkan satu poin, ini menjadi tugas kami tidak mudah untuk meraih gelar juara. Yang perlu kami perbaiki dari pertandingan ini adalah ketenangan pemain,” imbuh McMenemy.
“Sekarang kami harus fokus ke dua pertandingan terakhir melawan Madura [United] dan Persija [Jakarta]. Tidak ada pilihan lain, kami harus menang.”




