Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Simon McMenemy - Bhayangkara FCGoal / Farabi Firdausy

Simon McMenemy Sebut Bhayangkara FC Seperti Hadapi 14 Pemain


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN


Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy menganggap tim besutannya tak hanya menghadapi pemain di atas lapangan, tapi juga di luar, saat mengalahkan PSMS Medan 2-1 di Stadion Teladan, Sabtu (31/3) sore WIB.

McMenemy semringah Bhayangkara FC meraih kemenangan perdana setelah sebelumnya hanya bermain imbang. Menurut McMenemy, pemain mampu menaklukkan tekanan hebat suporter PSMS di Stadion Teladan.

“Seperti yang saya bilang, pertandingan sangat berat bagi tim. Kami seperti melawan 13 atau 14 pemain, karena penonton di sini sangat gila. Mereka bermain dengan penuh semangat dan motivasi,” kata McMenemy.

“Ke depannya saya yakin tidak ada banyak tim yang datang ke sini yang bisa memenangkan pertandingan. Ini laga yang bagus.”

McMenemy mengakui timnya tidak bermain baik di babak pertama akibat mendapat tekanan dari PSMS. Tiga poin ini sangat berharga bagi Bhayangkara FC yang berstatuskan juara bertahan.

Pertandingan berikutnya

“Di babak pertama kami belum menunjukkan apa yang bisa kami lakukan. Tapi kami dapat satu gol. Di babak kedua kami lebih tajam, dan dapat satu gol lagi. Setelah itu tinggal bagaimana kami mempertahankannya,” tambah eks pelatih Filipina itu.

Pelatih asal Skotlandia itu juga membeberkan alasannya menyimpan Paulo Sergio. Pemain asal Portugal tersebut baru dimainkan menjelang babak pertama berakhir menggantikan TM Ichsan.

“Paulo mengalami masalah pada hamstringnya. Lawan Persija sebelumnya juga hanya beberapa menit saja latihan. Jadi kami masih mengembalikan kondisi Paulo. Makanya sempat defensif. Jelang babak kedua kami masukkan Paulo,” bebernya.

Sementara itu Herman Dzumafo kembali menjadi momok bagi PSMS dengan satu golnya. Bukan kali ini saja Dzumafo menyulitkan PSMS. Tahun lalu di Liga 2, Dzumafo mampu membuat dua gol ke gawang PSMS.

“Saya berhasil cetak gol lagi melawan PSMS Medan. Dari awal kami sudah tahu bakal sulit, karena saya tahu penonton di sini. Walaupun kami tidak bermain seperti biasa, saya senang bisa membawa tim menang, dan mencetak gol lagi,” pungkasnya. (gk-71)

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Persib Imbau Pemain Bersikap Profesional
2.Filipina Cetak Sejarah Lolos Ke Piala Asia 2019
3.NxGn 2018: 50 Bintang Remaja Terbaik Dunia
4.Persija Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka Tentang Video Cacian Suporter Persib
5.Justin Kluivert: Bocah Ajax Yang Akan Jadi Raja

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google