Bhayangkara FC dipastikan tak lagi ditukangi oleh Simon McMenemy, yang harus pergi untuk menjadi pelatih kepala timnas Indonesia senior, setelah dua musim bersama klub berjuluk The Guardian.
Bersama McMenemy, Bhayangkara menikmati gelar juara Liga 1 2017. Bhayangkara dikenal sebagai tim dengan permainan menarik, namun mereka berani mengandalkan kekuatan dari pemain muda.
Sani Rizki Fauzi jadi salah satu nama yang mengorbit bersama Bhayangkara di bawah racikan McMenemy. Namun pemain asal Sukabumi itu tak merasa khawatir dengan pergantian pelatih musim ini.
"Saya pribadi tidak memikirkan siapa pelatih yang akan menangani Bhayangkara nanti. Harapan saya saat ini hanya berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik di klub," beber Sani ketika ditemui.
Berkat jam terbang yang tinggi selama musim 2018, Sani kali ini dipercaya untuk mengikuti seleksi timnas Indonesia U-22. Sani mengatakan, McMenemy turut bangga ketika mengetahui hal tersebut.
"Coach Simon langsung memberikan selamat kepada saya di grup WhatsApp. Dia bilang selamat Sani Rizki Fauzi mendapat panggilan memperkuat timnas Indonesia U-22," tukas Sani sambil tersenyum.
Goal Indonesia


