LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI SIDOARJO
Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy masih belum bisa lepas dari bayang-bayang Ilija Spasojevic, dan berharap bisa mendapatkan pemain dengan kemampuan seperti mantan strikernya itu.
Hal itu diungkapkan McMenemy setelah Bhayangkara FC menelan kekalahan 1-0 dari Persipura Jayapura dalam ajang Jakajaya Friendly Game 2018 di Stadion Gelora Delta, Minggu (11/3). McMenemy akan memanfaatkan waktu sisa dua pekan untuk mendapatkan striker yang diinginkan.
“Spaso penyerang bagus, tetapi dia membutuhkan waktu adaptasi saat ini di Bali, dan saya yakin dia akan selalu bisa mencetak gol di klub manapun. Pemain seperti dia yang memang kami butuhkan sekarang,” ungkap McMenemy.
“Memang sedikit berjudi mendatangkan pemain asing di waktu yang sedikit ini. Tapi kami tidak perlu terburu-buru, meskipun saat ini agen mengusulkan banyak nama pemain. Kami bersama manajemen harus melakukan keputusan bagus saat memilih pemain.”
Di lain sisi, Bhayangkara FC menorehkan hasil mengecewakan di dua laga Jakajaya setelah dibekuk Barito Putera dan Persipura. Gol tunggal kemenangan Persipura dilesakkan Boaz Solossa menjelang laga usai.
“Satu kekalahan menyakitkan. Kami bermain bagus, cuma sedikit mengecewakan kehilangan konsentrasi dalam 30 detik terakhir. Ada pelajaran yang harus diambil, jangan membiarkan pemain seperti Boaz, karena hanya perlu satu peluang untuk mencetak gol,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persipura Peter Butler menilai timnya mengalami peningkatan, terutama pasukan mudanya, meskipun membutuhkan sosok Boaz untuk mengunci kemenangan.
“Saya rasa bagus pertandingan ini. Saya senang sekali bagaimana tim bermain disiplin, dan berkomitmen, tapi kami tetap evaluasi. Organisasi permainan jauh lebih bagus dari sebelumnya,” kata Butler.
“Saya tidak memainkan Boaz sejak awal, karena dia memerlukan waktu setelah bergabung dengan kami. Saya harus melindungi pemain saya. Kami harus hentikan pikiran bila Boaz masuk, kami menang. Saya pikir ada banyak pemain yang bisa menggantikan posisinya, dan memberikan dampak bagus di pertandingan.” (gk-62)


