Diego Simeone gembira bukan main berhasil membawa Atletico Madrid mengamankan gelar La Liga Spanyol yang ke-11, Sabtu (22/5).
Los Colchoneros mengatasi perlawanan Real Valladolid 2-1 setelah sempat dalam posisi tertinggal, untuk memastikan finis di posisi teratas meski rival terdekat sekaligus tetangga mereka, Real Madrid, juga meraih kemenangan comeback melawan Villarreal.
Walaupun bermain tanpa dimeriahkan fans, Simeone percaya bahwa kampanye edisi 2020/21 adalah salah satu yang spesial sepanjang karier manajerialnya.
"Saya sangat gembira dengan banyak orang," tutur Simeone selepas pertandingan.
"Ini sungguh tahun yang sangat rumit, begitu banyak orang kehilangan karena sebuah virus, jadi Atletico menjadi juara terasa berbeda," sambungnya.




"Ini adalah tahun yang sulit, sebagaimana sejarah kami: ini adalah salah satu tahun terbaik bisa menjadi juara," tandasnya.
Terakhir kali Atletico menyabet titel juara La Liga bersejarah pada 2014 silam dan Simeone yakin bahwa dua kesuksesan ini jauh berbeda satu sama lain.
"Keduanya berbeda, dengan perasaan yang berbeda pula," tambah Simeone.
"Dunia mengalami situasi yang sangat buruk dan saya harap kami telah memberikan kegembiraan yang besar untuk orang-orang," katanya lagi.
"Menghabiskan 32 pekan di puncak klasemen sungguh luar biasa. Saya bersyukur, terutama untuk mereka yang bermain lebih sedikit dibanding yang lain. Kami tetap sebuah tim dengan tujuan dan kami berada di posisi itu setiap menit," terangnya.
