Christian Eriksen Inter 2020-21Getty Images

Sia-Siakan Talenta Christian Eriksen, Pelatih Denmark Kecam Inter Milan

Pelatih Denmark Kasper Hjulmand mempertanyakan cara Inter Milan memperlakukan Christian Eriksen. Ia bahkan menyebut raksasa Serie A itu telah menyia-nyiakan bakat sang gelandang kreatif karena memasangnya di bangku cadangan.

Eriksen merapat ke Inter dari Tottenham Hotspur pada Januari tahun lalu, namun sejak itu kesulitan untuk mereplika performa apiknya sewaktu masih di London utara.

Santer disebut bahwa Inter bakal membiarkan pemain internasional Denmark itu untuk angkat kaki dari Giuseppe Meazza di jendela transfer kali ini. Dan dengan Euro 2020 yang akan digelar pada musim panas nanti, Hjulmand ingin Eriksen kembali ke performa terbaiknya dan menilai transfer ke klub lain bisa membantunya.

Hjulmand sendiri mengaku heran dengan pelatih Antonio Conte yang mencadangkan bintangnya tersebut, ia mengatakan: “Christian bermain terlalu sedikit pada 2020,” ujarnya kepada Ekstra Bladet. “Dengan dia duduk di bangku cadangan, itu benar-benar menyia-nyiakan kualitasnya. Dia itu sangat, sangat bagus untuk menjadi pemanas bangku cadangan.

“Ketika saya melihat apa yang bisa dia lakukan, saya harap dan percaya bahwa lebih banyak waktu bermain menantinya tahun ini.”

Ada spekulasi yang menyebut Eriksen bakal pulang ke Liga Primer Inggris, selagi kedatangan mantan manajer Spurs Mauricio Pochettino di Paris Saint-Germain membuatnya diisukan pindah ke Ligue 1 Prancis.

Hjulmand tidak tahu soal masa depan bintang 28 tahun tersebut, namun berharap dia membuat keputusan yang tepat.

“Saya yakin Christian akan membuat keputusan tepat yang menguntungkan, baik itu untuk kariernya di klub dan tim nasional Denmark,” tegasnya.

Sekali pun Eriksen mengahbsikan enam bulan ke depan dengan duduk di bangku cadangan, posisinya di skuad Denmark tidak dalam bahaya - meski Hjulmand mengaku khawatir soal kurangnya ritme.

“Saya tidak mengkhawatirkan pemain terbaik,” lanjutnya. “Namun ketika Anda mencermati itu, itu bisa mengkhawatirkan bahwa di sana tidak ada ritme.

“Baik Christian atau yang lain akan kesulitan untuk tampil di level tertinggi jika mereka tidak memiliki ritme.”

Denmark terundi di Grup B pada Euro mendatang, bersama Belgia, Finlandia dan Rusia.

Iklan
0