Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro menutut pemain lebih kreatif dalam melakukan penyelesaian akhir ketika menjamu Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Jumat (21/6) sore WIB.
Seto mengungkapkan, PSS tidak boleh kehilangan poin saat bermain di kandang. Karena itu, mereka harus lebih tajam, dan menciptakan peluang sebanyak mungkin demi mendapatkan hasil positif.
“Sebanyak mungkin ciptakan peluang, dan tinggal sentuhan akhirnya. Opsi bermain bola-bola pendek atau umpan bola daerah langsung ke pertahanan lawan, bisa menjadi opsi,” ungkap Seto dilansir laman resmi klub.
Seto menambahkan, PSS perlu bermain kolektif untuk mengimbangi Bhayangkara FC yang memiliki materi pemain bagus. Kendati demikian, Seto melihat ada celah yang bisa dimanfaatkan anak asuhnya.
“Bhayangkara FC diisi pemain-pemain dengan kualitas mumpuni. Kualitas kerja samanya bagus ditopang dengan kecepatan pemain sayapnya, dan memiliki gelandang yang berperan penting,” beber Seto.
“Bagaimanapun mereka pasti ada kelemahannya. Dengan Bali United mereka kalah, menahan imbang Borneo. Namun laga terakhir mereka dengan Barito Putra patut kami waspadai. Kami tim pelatih sudah berdiskusi dengan tim analis mengenai kelemahan dan kekuatan mereka.”





