Real Madrid berusaha mempercepat negosiasi perpanjangan kontrak pemain Brasil mereka, Vinícius Júnior, setelah ia tersingkir dari Piala Dunia bersama timnas negaranya pada babak 16 besar.
Surat kabar "Sport" melaporkan bahwa pelatih asal Portugal, José Mourinho, meminta untuk dilibatkan dalam negosiasi perpanjangan kontrak Vinícius, yang kontraknya akan berakhir pada musim panas 2027.
Mourinho berupaya mencegah agar masa depan Vinícius tidak berubah menjadi krisis, karena memasuki tahun terakhir kontraknya tanpa tercapainya kesepakatan akan membuat situasi menjadi lebih rumit.
Sikap Vinícius tetap jelas: ia ingin tetap bersama Real Madrid, namun tidak dengan cara apa pun. Ia menuntut agar nilainya diakui, tidak hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai aset investasi penting bagi Los Blancos.
Sport mencatat, “Real Madrid yakin kedua belah pihak pada akhirnya akan mencapai kesepakatan, namun Vinícius merasa terganggu oleh beberapa bocoran media yang menyebutkan adanya kesepakatan yang akan segera tercapai, padahal negosiasi masih berada di titik yang sama seperti sebelum Piala Dunia.”
Karena alasan inilah, Mourinho memutuskan untuk turun tangan secara langsung, dengan menghubungi sang pemain secara pribadi dalam upaya mencegah agar masalah ini tidak berubah menjadi rangkaian kontroversi yang berkepanjangan.
Filosofi pelatih asal Portugal ini didasarkan pada gagasan yang jelas, yaitu bahwa ada tempat bagi semua orang di timnya. Ia menyadari bahwa ia memiliki beberapa pemain terbaik di dunia, dan tugasnya adalah menyusun potongan-potongan ini dengan benar, untuk menghindari kesalahan yang terjadi pada musim lalu.
Kontroversi seputar para bintang Real Madrid telah melampaui batas lapangan, dengan perdebatan yang terus berlanjut selama masa kepelatihan Xabi Alonso dan Álvaro Arbeloa, hingga muncul pembicaraan mengenai adanya kubu-kubu dan perpecahan di dalam tim—sesuatu yang tidak ingin diulangi oleh Mourinho, namun ia berupaya mencapainya dengan tenang dan fleksibel.
Di saat perdebatan masih berkisar pada angka-angka—baik terkait gaji maupun bonus perpanjangan kontrak yang ditawarkan Real Madrid—Mourinho ingin mengalihkan pembicaraan ke ranah pribadi, melalui pertemuan langsung dengan Vinícius untuk meyakinkannya bahwa ia akan menjadi salah satu pilar utama dalam proyek yang membutuhkan kembalinya tim ke podium juara agar keberlanjutannya terjaga.



