Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FBL-EUR-C1-GALATASARAY-BARCELONAAFP
Diterjemahkan oleh

Setelah mengundang keluhan Rodri, Pedri menepati janjinya di tengah Turki

Kata-kata yang dilontarkan Pedri pada awal musim bukan sekadar pujian untuk rekan baru atau prediksi yang terlontar begitu saja soal wajah Barcelona di periode mendatang, melainkan terasa seperti sebuah janji yang menanti momen tepat untuk berubah menjadi kenyataan di atas lapangan. Dan tepatnya di jantung kota Istanbul, bintang Spanyol itu memberikan bukti baru bahwa apa yang menyatukannya dengan Rodri melampaui sekadar pertukaran umpan di lini tengah.

Menurut laporan surat kabar Spanyol"Mundo Deportivo", kisahnya berawal dari periode setelah Rodri Hernandez bergabung dengan Barcelona, setelah sebelumnya nama gelandang pemenang Ballon d'Or 2023 itu dikaitkan dengan kemungkinan hijrah ke Real Madrid.

Selama Piala Dunia, muncul berbagai pertanyaan mengenai sejauh mana keharmonisan antara Rodri dan Pedri di dalam timnas Spanyol, namun kepindahan Rodri ke Barcelona memberi keduanya kesempatan untuk mengembangkan kemitraan mereka di level klub.

Pada awal musim, Pedri tak menyembunyikan antusiasmenya terhadap gagasan tersebut. Ia berkata: "Itu akan menjadi sebuah pertunjukan," merujuk pada apa yang bisa dipersembahkan keduanya ketika bersatu di satu lini tengah.

Seiring berjalannya pertandingan, kata-kata itu mulai menemukan makna sesungguhnya, dan kemenangan atas Galatasaray di Istanbul menjadi bukti terbarunya.

Surat kabar Spanyol itu menyoroti penampilan istimewa Pedri dalam laga yang membuat Barcelona meraih kemenangan kesepuluh dari sepuluh pertandingan, dengan menilai bahwa statistik membenarkan prediksinya soal kemitraan dengan Rodri.

Pedri menuntaskan 69 umpan sukses, sementara Rodri melebihinya dengan menyelesaikan 113 umpan, angka tertinggi di antara semua pemain yang tampil dalam laga tersebut.

Angka-angka tersebut hadir dalam pertandingan yang membuat Barcelona mendominasi bola dengan penguasaan 65 persen, serta akurasi umpan mencapai 92 persen, sesuai data yang dimuat laporan itu.

Pengaruh Pedri tidak terbatas pada sirkulasi bola, sebab ia turut menciptakan dua peluang berbahaya untuk mencetak gol, dengan memanfaatkan keberadaan Rodri di belakangnya untuk mengamankan lini tengah dan memberinya ruang lebih besar untuk bergerak serta maju ke depan.

Di sisi lain, Rodri merebut bola tujuh kali, mencerminkan perannya dalam mengatur tempo permainan dan melindungi tim, sementara total sentuhannya dengan bola mencapai 122 kali, angka tertinggi di antara para pemain dalam pertandingan itu.

Rodri terpukau pada Pedri, dan kekaguman itu berbalas

Pertandingan melawan Galatasaray bukanlah kali pertama Rodri menunjukkan kekagumannya pada kemampuan rekannya.

Menurut "Mundo Deportivo", laga Barcelona menghadapi Getafe pada akhir pekan lalu menyuguhkan momen yang mencolok, ketika Rodri menampakkan rasa terpukau pada salah satu aksi dribel Pedri, sambil berseru dari bangku cadangan: "Pemain macam apa ini!"

Kata-kata itu merangkum besarnya penghargaan yang diterima Pedri, bahkan dari rekan yang memiliki posisi besar di sepak bola dunia, sekaligus mencerminkan potensi yang bisa dipersembahkan duet tersebut bersama-sama.

Meski Pedri meninggalkan lapangan pada menit ke-74, setelah menuntaskan 69 umpan dari total 84 sentuhan dengan bola, jejaknya tetap terlihat jelas pada penampilan Barcelona, baik dalam mengendalikan tempo maupun memberikan ketenangan bagi tim pada periode-periode sulit.

Dari janji menjadi kenyataan: Barcelona mendapatkan duet istimewa

Pembicaraan soal keharmonisan antara Rodri dan Pedri kini bukan lagi sekadar prediksi teoretis, karena pertandingan-pertandingan mulai menyajikan bukti nyata tentang kemampuan keduanya untuk saling melengkapi.

Sementara Rodri memberi tim keseimbangan serta kemampuan merebut bola dan menata pembangunan serangan dari belakang, Pedri memiliki kebebasan lebih besar untuk mengkreasikan permainan dan bergerak di antara garis pertahanan lawan.

"Mundo Deportivo" merangkum kondisi ini dengan ungkapan yang penuh kekaguman: "Sungguh duet yang luar biasa!"

Dengan demikian, setelah Pedri membangkitkan antusiasme para suporter dengan prediksinya bahwa kemitraan itu akan menjadi sebuah pertunjukan sepak bola, dan setelah ia memancing kekaguman dari Rodri sendiri, pemain Barcelona itu tampaknya mulai menunaikan janjinya di salah satu stadion tersulit di Turki, membuka pintu bagi sebuah duet yang bisa menjadi salah satu senjata paling menonjol tim pada musim ini.

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google