Sunderland v Chelsea - Premier LeagueGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Setelah mendapat perhatian dari Chelsea... Chaka mengambil keputusan akhir

Beberapa laporan dari Inggris menyebutkan bahwa gelandang Swiss Granit Xhaka telah memutuskan masa depannya, di tengah kabar yang baru-baru ini mengaitkan namanya dengan kepindahan ke Chelsea, untuk kembali bekerja di bawah asuhan pelatih asal Spanyol, Xabi Alonso, setelah sebelumnya mereka pernah bekerja sama di Bayer Leverkusen dan berhasil meraih gelar ganda domestik bersejarah pada musim (2023–2024).

Jaringan “Sky Sports” mengonfirmasi bahwa pemain asal Swiss tersebut, yang merupakan kapten Sunderland, telah memutuskan untuk tetap bersama tim selama jendela transfer saat ini, setelah manajemen klub menolak tawaran resmi dari Chelsea untuk merekrutnya.

Manajemen “The Black Cats” telah menolak pada Minggu lalu tawaran senilai 8 juta poundsterling yang diajukan Chelsea untuk merekrut gelandang berusia 33 tahun tersebut. Sikap klub tersebut sangat tegas bahwa pemain internasional Swiss tersebut, yang memainkan peran sentral dalam musim perdana yang gemilang bagi tim setelah kembali ke Liga Primer Inggris, tidak akan dijual dalam keadaan apa pun.

Menurut informasi yang beredar, Chaka awalnya terbuka untuk mempertimbangkan tawaran tersebut dan pindah ke “Stamford Bridge”, didorong oleh keinginannya untuk kembali bekerja di bawah asuhan Alonso, yang baru-baru ini mengambil alih kepelatihan Chelsea setelah karier sukses yang mempertemukan keduanya di liga Jerman.

Namun, pembicaraan intensif antara sang pemain dan manajemen Sunderland menghasilkan titik balik; Chaka memperbarui komitmen penuhnya terhadap klub, sekaligus menyatakan keinginannya untuk tetap bersama tim.

Kesempatan untuk memimpin Sunderland di Liga Europa musim depan, ditambah dengan ambisi jangka panjang klub dan tren peningkatan performanya, menjadi faktor penentu dalam keputusan bintang Swiss tersebut untuk tetap bertahan. Selain itu, hubungan Chaka yang kuat dengan suporter Sunderland serta ikatannya yang erat dengan klub juga memainkan peran penting dalam keputusan akhirnya untuk melanjutkan perjalanannya bersama tim.

Pihak manajemen Sunderland memandang mantan pemain Arsenal ini sebagai pilar utama dan pemimpin sejati baik di dalam maupun di luar lapangan, serta berharap ia dapat memainkan peran kepemimpinan dalam kompetisi musim baru. Perlu dicatat bahwa Chaka, yang bergabung dengan Sunderland musim panas lalu dengan biaya transfer sebesar 13 juta poundsterling, masih memiliki sisa kontrak dua tahun dengan klub tersebut.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google