Sebuah laporan media pada hari Minggu ini menyebutkan bahwa kekacauan besar tengah membayangi Paris Saint-Germain, menjelang dimulainya musim baru.
Paris Saint-Germain melanjutkan aktivitas intensifnya di bursa transfer, di mana klub tersebut telah resmi mengumumkan perekrutan kiper Alessandro Longoni (18 tahun), selain sejumlah kesepakatan lain yang ingin dirampungkan setelah mencapai tahap lanjut seperti Mika Godts (Ajax) dan Ferran Torres (Barcelona).
Pelatih Luis Enrique berupaya membangun tim yang mampu mengulang kesuksesan musim lalu.
Meski Paris Saint-Germain sudah memiliki penjaga gawang, klub tersebut meningkatkan upayanya dalam beberapa jam terakhir untuk merekrut kiper lain: Zion Suzuki, penjaga gawang Parma, pemain internasional Jepang berusia 23 tahun.
Surat kabar "Mundo Deportivo" menyebutkan bahwa jika kesepakatan ini terwujud, maka Lucas Chevalier, kiper cadangan tim Paris di belakang Safonov (27 tahun), akan merasa sangat kecewa.
Sementara bergabungnya Longoni yang masih muda secara resmi dipandang sebagai kesepakatan untuk masa depan, Suzuki yang lebih berpengalaman akan menjadi ancaman nyata bagi Chevalier, yang meski sebelumnya sempat mengungguli Safonov, kehilangan posisi utamanya kepada pemain Rusia tersebut.
Kemunduran ini membuat kiper Prancis itu gagal tampil di Piala Dunia musim panas ini, turnamen di mana Suzuki tampil begitu memukau.
Surat kabar "L'Équipe" mengisyaratkan kemungkinan adanya perselisihan seputar posisi penjaga gawang di Paris dalam beberapa hari mendatang, yang mengancam terjadinya kekacauan besar di Saint-Germain.



