Di tengah meningkatnya pertanyaan seputar masa depan Imam Ashour bersama Al Ahly, serta alasan menjauhnya ia dari rencana jajaran teknis dalam pertandingan-pertandingan terakhir, klub berjuluk Si Merah itu mengeluarkan penjelasan resmi yang mengakhiri polemik mengenai kondisi fisik sang pemain, sekaligus mengungkap alasan sebenarnya di balik absennya ia secara berkelanjutan dari lapangan.
Hossein Amouta, pelatih kepala Al Ahly, mengumumkan skuad tim sebagai persiapan menghadapi Arab Contractors, yang dijadwalkan berlangsung besok Senin di Stadion Internasional Kairo, dalam laga pekan kedua babak fase grup turnamen Piala Ibu Kota Mesir untuk Grup Ketiga.
Skuad tersebut menandai kembalinya trio Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, dan Ahmed Reda, sementara sejumlah pemain inti absen, di antaranya Imam Ashour, Ahmed Mustafa Zizo, Mohamed El Shenawy, Hussein El Shahat, dan Marwan Attia, dalam pilihan pelatih asal Maroko itu untuk laga yang dinanti.
Di tengah berlanjutnya absennya Imam Ashour, Al Ahly menegaskan untuk menjelaskan posisi gelandang tersebut melalui akun resminya, dengan memastikan bahwa dikeluarkannya ia dari pertandingan murni karena alasan teknis, dan bahwa sang pemain mengikuti latihan bersama secara normal serta tidak mengalami cedera apa pun.
Dengan keputusan ini, Amouta melanjutkan untuk mencoret Imam Ashour pada pertandingan ketiga secara beruntun, setelah ia absen dari laga Al Ahly melawan Kitara dari Uganda di turnamen Piala Konfederasi Afrika, dan Modern Sport di Liga Mesir, sebelum kembali dicoret dari laga melawan Arab Contractors di Piala Ibu Kota.
Absennya Imam Ashour yang beruntun menimbulkan tanda tanya, terutama karena sang pemain belum mendapatkan kesempatan bermain secara reguler sepanjang musim ini, di mana ia hanya tampil dalam 4 pertandingan dengan kostum Al Ahly, tanpa mencetak satu gol pun atau memberikan satu assist pun.
Di sisi lain, Al Ahly menjalani laga melawan Arab Contractors dengan tujuan meraih kemenangan kedua di turnamen ini, serta melanjutkan untuk memuncaki Grup Ketiga sendirian, setelah mengawali perjalanannya dengan kemenangan besar atas Petrojet Assiut dengan skor empat gol tanpa balas, yang membuatnya meraih tiga poin pertama dalam koleksinya.
Si Merah berharap dapat memanfaatkan awal yang kuat dan melanjutkan rentetan kemenangannya, meski dilanda sejumlah absensi dalam skuadnya, sementara laga ini menjadi peluang bagi jajaran teknis untuk mencoba beberapa pemain dan memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang belum mendapatkan menit bermain yang cukup selama periode lalu.



