Jawara Piala Dunia 1982 Francesco Graziani menyerukan kepada pihak Serie A Italia untuk membatasi kehadiran pemain-pemain asing.
Hal ini diungkapkan Graziani setelah merasakan kepedihan yang sangat akibat kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
"Kenyataannya bahwa sekarang ada begitu banyak pemain asing dan kami perlu untuk kembali ke masa-masa dulu, berinvestasi dengan sistem pemain-pemain muda," katanya kepada TMW.
"Kedatangan pemain-pemain dari luar negeri pada akhirnya menghalangi pertumbuhan sepakbola kami," tegas Graziani.
"UEFA dan FIFA harus memikirkan tentang itu. Kami perlu kembali ke masa ada dua sampai tiga pemain asing per tim. Ini bukan argumen diskriminatif," jelasnya.
"Kami harus punya cara baru dalam bekerja, dalam sistem pemain muda, bertekad untuk membuat tim bermain bagus dan tidak ingin menang dengan menghalalkan segala cara," katanya lagi.
"Kami harus berusaha memiliki identitas yang tepat, yang tidak kami miliki saat ini," seru Graziani.
Graziani ingin klub-klub Serie A Italia menjadikan pengembangan pemain-pemain muda sebagai tradisi dan tak lagi terbiasa membeli bintang-bintang dari luar negeri.
"Saya mendengar banyak orang bilang bahwa para pemain luar negeri lebih murah. Tapi saya tidak sepakat, mari kita berinvestasi pada pemain-pemain Italia," sambungnya.
"Pada 2006, kami berada di bawah ilusi bahwa kendati [ada] pemain-pemain asing, kami bisa mencapai hasil besar, tapi sekarang pengalaman para pemain luar biasa seperti Maldini, Baggio dan Totti telah berakhir. Sulit untuk menumbuhkan pemain top lainnya," pungkas Graziani.
