Lazio meraih lima kemenangan beruntun sekaligus merebut zona terakhir Liga Europa berkat kemenangan 3-1 atas Atalanta, yang dengan kekalahan ini terlempar dari persaingan di enam besar.
Tanda-tanda kemenangan Biancocelesti sudah terlihat ketika laga baru menginjak menit ketiga. Umpan Stefan Radu mampu dituntaskan dengan baik oleh Adam Marusic untuk membuka skor.
Di menit ke-51, Lazio berhasil menggandakan kedudukan sebelum Mario Pasalic baru bisa membalas untuk Atalanta di menit ke-79. Sempitnya waktu tersisa tidak dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah, justru Vedat Muriqi semakin memantapkan keunggulan Lazio di Gewiss Stadium.
Situasi tak jauh berbeda juga terjadi Ezio Scida, kala Crotone menjamu Genoa. Tuan rumah dibuat tak berdaya dengan kekalahan telak 3-0.
Sepanjang paruh pertama, Genoa sudah mampu unggul dua bola melalui aksi dari Mattia Destro dan Lennart Czyborra. Alih-alih bangkit di babak kedua, Crotone tak bisa berbuat banyak.
Destro membuat brace memasuki menit ke-50 untuk menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan. Hasil ini bikin Genoa naik ke peringkat 14 dengan nilai 21, adapun Crotone kian terpaku di dasar klasemen dengan perolehan 12 angka.
Udinese juga sukses mencuri poin kala melawat ke Alberto Picco, markas Spezia. Sebiji gol dari Rodrigo de Paul cukup bagi tim tamu untuk berpesta di rumah lawan.
Tambahan tiga angka juga mengatrol posisi Udinese dengan sekarang berada di urutan ke-13, mengumpulkan 21 angka, sementara Spezia melorot ke tangga 16 dengan nilai 18.
Di Sardegna Arena, Cagliari dan Sassuolo menuntaskan laga dengan skor sama kuat, 1-1.
Hasil seri cukup dramatis bagi Sassuolo mengingat mereka harus bersusah payah mencari gol penyama kedudukan di masa injury-time setelah sempat tertinggal gol dari Joao Padro. Namun Jeremie Boga mencuat jelang wasit meniup peluit panjang untuk memaksa laga berakhir imbang.
Cagliari sekarang turun ke urutan 18 dengan menghimpun 15 poin, adapun Sassuolo tertahan di peringkat delapan dengan nilai 31.
