Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku seperti bertemu Paus ketika ia pertama kali berjumpa dan sarapan bareng mantan manajer Manchester United Sir Alex Ferguson.
Juru taktik The Reds itu dihadiahi penghargaan Sir Alex Ferguson pada Senin (27/7) kemarin setelah ia terpilih sebagai Manajer Terbaik Liga Primer Inggris oleh Asosiasi Manajer Liga (LMA).
Klopp mendapatkan penghargaan tersebut setelah membawa Liverpool meraih gelar liga pertamanya dalam 30 tahun terakhir, dengan timnya finis 18 poin di depan Manchester City selaku pesaing terdekat.
Adapun manajer legendaris United Sir Alex tak ketinggalan memberi selamat kepada Klopp saat penghargaan itu diumumkan, dan ia mengaku terkejut saat mendapat telepon dari sosok Skotlandia tersebut setelah timnya menjuarai liga musim ini.
“Saya akan memaafkanmu karena membuat saya terbangun pukul 03:30 hanya untuk memberi tahu saya bahwa Anda telah menjuarai liga!” tambah Ferguson di akhir tributnya. “Terima kasih, namun omong-omong, Anda sangat pantas meraihnya. Selamat.”
Klopp sendiri senang untuk mengesampingkan rivalitas dan mengungkapkan betapa ia mengagumi Sir Alex, yang pernah ia jumpai di tahap awal karier kepelatihannya.
“Sebagai manajer Liverpool saya tahu ini tidak 100 persen bisa dibenarkan namun saya mengagumi dia [Sir Alex],” kata Klopp setelah memenangkan penghargaan LMA.
“Saya ingat dia adalah manajer Britania pertama yang saya jumpai. Kita sarapan bersama. Saya tidak yakin apakah dia ingat namun saya mengingatnya karena buat saya, momen itu seperti bertemu Paus.
“Itu sungguh luar biasa dan dari musim pertama tersebut kita merasa ‘klik’.
“Saya tidak berpikir pada momen ini saya akan memiliki trofi di tangan saya yang diberi nama dia.”
Sir Alex menghabiskan 27 tahun kariernya di United sebelum pensiun pada 2013. Ia membawa klub penghuni Old Trafford itu meraih 13 gelar Liga Primer dan dua trofi Liga Champions juga banyak trofi lainnya.
Sementara Klopp telah menghabiskan lima tahunnya di Liverpool, setelah sukses bersama Borussia Dortmund dengan mengantar mereka memenangkan dua gelar Bundesliga dan mencapai final Liga Champions.
Pria 53 tahun itu menginspirasi The Reds menjuarai Liga Champions musim lalu, yang diikuti meraih Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub sebelum mengklaim gelar Liga Primer.




