Berita Live Scores
Liverpool FC

Sekarang Siapa Yang Panik? Thiago, Diogo Jota & Sadio Mane Bikin Pengkritik Liverpool Berpikir Ulang

20.25 WIB 22/09/20
Jota Thiago Mane Liverpool GFX
Juara Liga Primer itu sempat dipertanyakan saat musim baru dimulai, namun berhasil menjawabnya di dalam dan luar lapangan.

Thiago Alcantara direkrut hari Jumat. Diogo Jota Sabtu. Tiga poin menyusul pada Minggu.

Seiring akhir pekan yang berlalu, itu cukup bagus untuk Liverpool. Baik di dalam dan di luar lapangan, mereka cakap menangani urusan.

Selang beberapa hari saja ternyata mampu membuat perbedaan. Selain itu, betapa mudahnya untuk melenyapkan ketakutan dan kekhawatiran. Yang dibutuhkan hanyalah rekrutan baru senilai total £70 juta dan kemenangan meyakinkan di kandang lawan.

Sederhana, ya?

Tampaknya tidak masuk akal untuk mengatakan bahwa mood-nya di Anfield telah berubah. Bagaimana, jika ada, hal negatif yang mengiringi mengingat pencapaian Jurgen Klopp dan timnya dalam dua musim terakhir?

Tapi itu memang ada. Banyak yang meragukan apakah sang juara benar-benar bisa bermain hebat lagi musim ini. Banyak yang mengantisipasi penurunan hasil dan performa, bertanya-tanya apakah kurangnya aktivitas transfer akan kembali menghantui The Reds.

Kemenangan gila-gilaan pada hari pembukaan atas tim promosi Leeds United tidak banyak meyakinkan para skeptis. 'Di mana kedalaman skuadnya?' Mereka bertanya setelah pertandingan itu. 'Mengapa tidak ada wajah baru? Apakah rasa lapar sudah berkurang, apakah levelnya turun?’

Mereka menyampaikan silang pendapat. Para kritikus di Twitter juga harus menemukan sesuatu yang baru untuk dikeluhkan. Liverpool, bukan untuk pertama kalinya, telah membungkam mereka dengan baik dan pantas.

Kedatangan Thiago Alcantara, yang dikonfirmasi pada Jumat sore, adalah pengubah permainan; dia merupakan seorang gelandang kelas dunia yang kini ditambahkan ke tim sepakbola kelas dunia.

Dengan biaya awal hanya £20 juta ($26 juta), pembeliannya adalah sebuah ‘bargain’. Dia mungkin saja pemain terbesar dan paling baik yang pernah didatangkan klub.

Liverpool lantas bergerak cepat. Tintanya bahkan belum kering setelah Thiago meneken kontrak empat tahun, dengan mereka kemudian mengumumkan kedatangan Diogo Jota.

Winger asal Wolves itu menandatangani kontrak pada Sabtu, selagi The Reds telah menyetujui kesepakatan yang dapat menelan biaya sebanyak £45 juta ($58 juta) di masa depan.

Dua masalah berhasil diselesaikan dalam waktu 24 jam. Thiago untuk membawa permainan berkelas, ketenangan dan visi ke lini tengah, Jota memberikan ancaman, dinamisme dan keserbagunaan di area depan, seseorang untuk mendorong dan melapis Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino.

 

Tiba-tiba teriakan 'di mana kedalamannya?' Telah menjadi 'lihat kedalamannya!' Skuad Liverpool, dengan Kostas Tsimikas dibeli di awal musim panas untuk melapis Andy Robertson di sektor bek kiri, terlihat lebih kuat dari sebelumnya - bahkan jika penggemar yang lebih rakus akan menyukainya, mereka pasti ingin melihat kedatangan bek tengah baru sebelum bursa transfer ditutup. Anda tentu tidak akan pernah menyenangkan semua orang.

Goal memahami bahwa ada kecil kemungkinan untuk rekrutan lain di jendela kali ini. Fokusnya sekarang adalah memangkas skuad. Rhian Brewster, Harry Wilson, Marko Grujic, dan Loris Karius merupakan beberapa pemain yang paling mungkin didepak dari tim utama.

Jadi dengan urusan bisnis yang telah dirampungkan pada Jumat dan Sabtu kemarin, yang membuat penggemar mereka terpesona, sudah waktunya untuk mengalihkan fokus: ke sepakbola!

Mereka lantas diharuskan menghadapi Chelsea di kandangnya. Tim lawan yang termotivasi untuk membuktikan diri dengan wajah barunya. Tes lain itu pun berlalu. Kemenangan di Stamford Bridge terasa bagus untuk tim Klopp, yang tampil dominan bahkan sebelum kartu merah Andreas Christensen.

Dengan keunggulan jumlah pemain, dan dengan Thiago dimasukkan dari bangku cadangan untuk memulai debutnya, Liverpool membuat keunggulan mereka diperhitungkan.

Kemenangan 2-0 mereka bisa, dan seharusnya, lebih komprehensif, sekalipun mereka berhutang clean sheet menyusul penyelamatan penalti Alisson Becker dari Jorginho, selagi mereka terus menunggu kabar cedera paha Jordan Henderson.

Klopp cukup senang, seperti yang bisa Anda bayangkan. “Kami memiliki banyak minggu yang baik di masa lalu,” katanya setelah itu. “Dan ini juga bagus. Saya paham.”

Setelah ini dia akan berharap lebih banyak. Dengan Thiago dan Jota, dengan Salah dan Mane terlihat sangat tajam dan dengan Fabinho yang brilian, membuktikan bahwa Klopp dapat meredakan kekhawatiran soal rekrutan bek tengah. Liverpool terlihat lebih kuat sekarang daripada mereka setahun lalu. Dan betapa menakutkan pemikiran itu, mengingat waktu itu mereka memenangkan 27 dari 29 pertandingan liga perdananya.

Kita dapat menduga akan terjadi rotasi minggu ini menimbang tim League One Lincoln City yang menunggu di putaran ketiga Piala Liga. Kita juga dapat berharap untuk melihat Tsimikas dan mungkin Jota di pertandingan nanti, bersama dengan pemain lain seperti Divock Origi, Takumi Minamino, Neco Williams dan Curtis Jones.

Setelah itu, Liverpool bersiap menghadapi rintangan besar lainnya, dengan Arsenal menuju ke Merseyside untuk pertandingan kelas berat pada Senin pekan depan.

The Gunners kerap mendulang hasil negatif di Anfield - mereka kebobolan 30 gol dalam delapan kunjungan terakhir di semua kompetisi - tetapi telah memulai musim dengan dua kemenangan dari dua pertandingan, dan terlihat sebagai tim yang lebih kuat dan terorganisir di bawah Mikel Arteta.

Namun yang terbaik dari Liverpool mungkin masih akan datang dan itu bisa saja terjadi.